Info tempat Wisata dan Kuliner

Thursday, 17 December 2015

Pesona Keindahan Goa Petruk,Kebumen






pintu masuk Goa Petruk

Bergerak ke arah selatan dari goa Jatijajar sekitar 4,5 km tepatnya di Desa Candirenggo,Kecamatam Ayah Kabupaten Kebumen para pecandu wisata alam gua bisa menemukan keelokan dan keindahan Goa Petruk.
Goa ini terletak pada ketinggian 75 meter diatas permukaan laut,dan memiliki dua lorong.Lorong yang pertama panjang nya 2000 meter dan lorong yang kedua 664 meter.Selain memiliki lorong yang panjang gua ini juga terdiri dari tiga tingkat atau tiga susun di atasnya.

Tingkat pertama medanya cukup nyaman bagi pengunjung untuk melakukan wisata alam maupun untuk penelitian.Dan disini banyak di dapati kelelawar yang berterbangan kesana kemari.

Selanjutnya pada tingkat kedua atau yang dinamai gua Semar,pada bagian inilah pengunjung akan disuguhi pemandangan yang sangat indah berupa bebatuan,seolah dikatakan bahwa masuk Gua Petruk seperti dihadapkan pada keindahan alam yang tiada taranya karen pengunjung akan mendapati betapa mempesonanya bebatuan stalakmit dan stalaktit yang menyerupai berbagai bentuk.
Yah,seperti namanya Ki Semar yang dikenal memiliki banyak senyum..pengunjung mungkin juga akan senyum senyum menyaksikan stalakmit dan stalaktit yang bentuknya aneh aneh.
Ada banyak bebatuan stalaktik disini yang bentuknya mirip menyerupai payudara,susu dan penamaan ini tidak ada maksud porno karena memang bentuknya menyerupai puting susu seorang ibu yang sedang menyusui.
Semakin masuk di gua ini akan semakin disuguhi keindahan bebatuan yang membuat kita penasaran.Ada batu yang mirip dengan tempat tidur atau pelaminan pengantin baru.
Juga ada batu yang mirip dengan lumbung padi sehingga di namai batu lumbung.
Ada juga batu yang bentuknya mirip mayat tergeletak dan berwarna sangat putih indah menakjubkan.



pesona dan keindahan luar biasa yang dapat anda temukan pada stalaktit stalakmit Goa Petruk

batu Prangko





Begitu banyaknya bebatuan yang sangat mempesona dan indah ditambah lagi dengan adanya sendang,sungai yang airnya sangat jernih..seperti busa sabun..semakin membuat pengunjung untuk betah berlama lama di dalam gua..
Samar terdengar suara rintik air yang terjaatuh menetes dari stalaktit,makin menambah kenyamanan dalam meniknati keindahan alam di gua ini.
Begitulah keindahan alam ciptaan Tuhan.

Pada tingkat ke tiga konon terdapat patung Petruk dengan posisi berdiri nyodong (menjulurkan tangan),namun karena pemakain bahan peledak oleh Belanda untuk proses penambangan patung ini ikut runtuh,sehingga keberadaan patung ini sudah tidak ditemukan lagi.
Dan pada tingkat ke tiga di lokasi ini sangat sulit untuk dilalui pengunjung,medan ini sangat cocok bagi mereka pehobi panjat tebing.
Namun sebenarnya kalo dicermati apa yang ditawarkan gua Petruk..keindahanya,pesonanya..bukanlah dari hidung Petruk yang mancung,tapi memang panoramanya yang sangat indah,hingga untuk ber jam jam di dalamnya pun tidak akan merasa bosan.

Petruk,siapa yang nggak mengenal nama ini seorang punokawan anak dari Ki Semar dengan ciri ciri badan yang tinggi dan berhidung mancung.
Dalam cerita wayang ia dikenal sebagai anak lelembut Banaspati yang kemudian diambil anak oleh Ki Semar.
Petruk dikenal banyak mempunyai akal.

Keberadaan Gua ini sebenarnya sudah sangat dikenal oleh masyarakat karena keindahannya,disamping juga karena keberadaanya di didekat gua Jatijajar yang sudah terlebih dulu dikenal.
Namun itu,sampai sekarang ini masyarakat masih enggan untuk mengunjunginya,memang cukup beralasan keenggangan untuk mengunjungi gua ini,diperlukan persiapan yang cukup.Lagi pula percuma kalo sudah mengunjungi gua ini dan hanya mengintip dari luar..dari mulut gua..yang menganga cukup lebar.
Dan perlu diketahui bahwa di dalam gua terlihat cukup menakutkan karena tidak ada pijaran lampu penerangan seperti gua Jatijajar atau gua lainya di Nusantara.
Dan daya tampung pengunjung di dalam gua ini tidaklah sebanyak gua Jatijajar.
Disitulah bedanya, gua Jatijajar berapapun jumlah kita sebagai pengunjung masih sangat mungkin untuk memasukinya.Namun tidak dengan Gua Petruk ini,tidak semua pengunjung bisa memasukinya karena maklum saja beberapa sudut sangat sempit,berair,langit langit sangat dekat dengan apa yang kita injak dan keadanya yang gelap tanpa lampu penerangan.

Namun perlu diketahui sebenarnya bahwa gua ini merupakan gua yang terindah di seantero Nusantara Indonesia menurut catatan Dr. Koo seorang pakar gua dari luar negeri.
Jadi memeng perlu sekali di jaga kelestarianya,untuk itu Pemda Kebumen sebagai pengelola untuk menjaga kelestarianya disamping pula warga sekitar dan masyarakat pengunjung.Dan memang penerangan listrik di gua Petruk tidak diperkanankan,namun jangan khawatir disitu terdapat banyak pemandu yang selalu siap mengantar dengan penerangan lampu yang memadai.

sumber image:google image

No comments:

Post a Comment