Info tempat Wisata dan Kuliner

Friday, 22 January 2016

Cavetubing Sungai Perut Bumi di Goa Pindul Yogyakarta



cavetubing Goa Pindul


Sebuah tempat wisata alam di Yogyakarta yang menarik bagi yang menginginkan sebuah bentuk wisata alam yang juga sekaligus menawarkan petualangan.Goa Pindul terletak di desa Karangmojo,Gunungkidul Yogyakata sekitar 60 km dari pusat kota Jogja dan dapat ditempuh dalam jangka waktu dua jam perjalanan.
Goa Pindul ini adalah salah satu rangkaian dari tujuh goa yang ada di desa Bejiharjo, Karangmojo yang di dalamnya terdapat aliran sungai bawah tanah,bukankah suatu petualangan yang menarik menyusuri aliran sungai bawah tanah yang ada di goa ini dan merupakan suatu sensasi berpetualang yang istimewa.
Ada tiga trek yang dapat di pilih oleh pemgunjung untuk dapat menikmatinya,perjalanan pertama di dalam goa yang banyak kotoran kelelawarnya dan gelap cukup menantang.Perjalanan ke dua pengunjung hanya di minta duduk diatas ban yang mengapung sambil menikmati keadaan gua di dampingi seorang guide yang memandunya.Dari situ pengunjung akan sampai pada satu gua yang gelap di tengah perjalananya.
Pada perjalanan ketiga pengunjung di arahkan untuk berenang,namun yang tidak bisa berenang boleh saja tetap duduk di atas ban pelampung,namun akan memakan waktu lebih lama.

Cavetubing ini sebenarnya merupakan daya tarik wisata yang masih agak baru,dimana para pesertanya duduk diatas ban melampung diatas aliran sungai bawah tanah yang masuk dan melalui Gua Pindul.Hampir sama dengan rafting,jika rafting menggunakan perahu sementara cavetubing ini menggunakan ban dalam.Sepanjang perjalanan kurang lebih selama satu jam menyusuri aliran sungai ini pengunjung akan menyaksikan stalakmit dan stalaktit yang bentuknya indah dan menarik dalam suatu lorong yang yang gelap.
Tidak di perlukan suatu keahlian khusus untuk melakukan cavetubing ini,semua peralatan standar yang diperlukan telah di sediakan oleh pengelola yang tentunya sudah bisa menjamin keamanan dan keselamatan pengunjung selama melakukan aktivitas cavetubing di dalam Goa Pindul ini.Suasana aliran air sungai yang tenang ini menjadikan aktivitas cavetubing ini bisa dilakukan dan aman bagi siapapun mulai dari usia anak anak hingga dewasa.Saat yang tepat untuk melakukanya jangan terlalu pagi hari,ambilah jam setelah jam delapan pagi,selain airnya yang sudah tidak terlalu dingin juga pada jam jam itu misalnya dalam kondisi yang cerah pengunjung akan dapat menikmati berkasan cahaya matahari yang masuk melalui celah celah goa yang agak besar yang biasa di kenal oleh mereka para penikmat cavetubing sebagai cahaya surga.

Penamaan Gua Pindul ini menurut masyarakat sekitar berawal dari sebuah legenda yang dipercaya dan diceritakan secara turun temurun tentang gua ini dan gua goa lain yang ada di sekitarnya yang ada di desa Bejiharjo tak bisa lepas dari cerita Joko Singlulung yang dalam pengembaraan mencari ayahnya.Setelah menjelajah semua tempat hutan yang lebat,gunung gunung dan sungai sungai akhirnya Joko Singlulung memasuki goa goa yang banyak terdapat di desa Bejiharjo ini,setelah sampai pada sebuah goa tiba tiba Joko Singlulung terbentur pada sebuah batu yang kemudian dari keadaan itu menamakan goa ini dengan nama Goa Pindul yang menurut masyarakat sekitar berasal dari kata pipi gebendul.


ornamen ornamen yang menarik yang bisa Anda temukan selama cavetubing Gua Pindul


Sepanjang pengarungan ini pengunjung akan dapat menemukan ornamen ornamen yang menarik dalam perjalananya,misalnya beberapa ornamen menarik batu kristal,stalaktit stalagmit yang terlihat begitu indah dan menarik.Juga terdapat sebuah pilar yang tinggi menjulang yang merupakan pertemuan antara stalaktit dan stalagmit yang sudah berusia ribuan tahun yang lalu terjadinya.Kadang di beberapa bagian atap goa dapat dilihat lukisan lukisan alam yang merupakan ciptaan penghuni tetap goa ini yaitu kelelawar yang kadang ikut berseliweran ikut menemani penyusuran sungai dalam perut bumi namun dalam jumlah satu dua saja.
Begitu indah dan nyaman untuk dinikmati oleh kita suatu perjalanan pengarungan sungai perut bumi dalam sebuah goa yang gelap lembab dan dingin dengan keadan air nya yang begitu tenang,sambil sesekali terlihat kelelawar yang terbang menyentuh air aliran sungai yang menimbulkan suara kecipak yang terasa aneh mendamaikan hati.




No comments:

Post a Comment