Info tempat Wisata dan Kuliner

Wednesday, 20 January 2016

Menikmati Wisata Sejarah Kotagede,Yogyakarta


Kotagede Yogykarta


Kotagede,sebuah destinasi wisata yang berada di kota Yogyakarta sudah cukup di kenal dan populer olah para wisatawan baik itu wisatawan domestik maupun wisatawan turis mancanegara.Kepopuleranya sejajar dengan tempat wisata yang lain di Jogja misalnya Parangtritis,Kaliurang,Malioboro ataupun tempat lainya.
Tak heran jika Kotagede menjadi salah satu aset wisata Daerah Istimewa Yogyakarta yang memang banyak memiliki potensi wisata yang menarik di Indonesia dan sudah populer menjadi tujuan wisata,perjalanan wisata nasional maupun turis turis dari luar negeri.
Karakter budaya lokal yang unik dan khas,adat istiadat yang masih kental terjaga serta aneka macam kuliner yang bercita rasa tinggi serta adanya hasil kerajinan tangan yang khas semakin menjadi daya tarik wisata bagi para penikmat perjalanan wisata yang pastinya menginginkan adanya kepuasan yang memenuhi jiwanya ketika mengunjungi suatu tempat tertentu.

Bisa dikatakan bahwa Kotagede,Yogyakarta merupakan daerah wisata yang bisa dikatakan sebagai kawasan wisata sejarah,budaya Jawa yang kental akan nilai nilai yang masih dijunjung tinggi.Dan kiranya tidak salah jika anda menginginkan suatu wisata yang terkait dengan nilai sejarah yang pernah terjadi dan meninggalkan bekas yang masih terliat untuk mengunjungi tempat ini.Suatu kawasan di kota Jogja yang dijuluki Kota Tua,karena memeng di kawasan ini banyak sekali terdapat bangunan bangunan tua yang pasti nya menjadi saksi saksi sejarah yang pernah terjadi.Seolah anda berada pada masa kurun waktu sekitar tahun 1700 an ketika mengunjungi Kotagede,terdapat kurang lebih sekitar 170 bangunan kuno yang dibangun alam rentang waktu ratusan tahun yang menurut para peneliti dalm rentang waktu antara tahun 1700an sampai dengan tahun 1930an.Dan dari segi bentuk nilai arsiterktural yang berbeda beda,yang bisa anda amati dan bisa di telusuri nilai nilai sejarah yang terkandung dari bangunan tersebut.

Seperti di ketahui bersama menurut sejarah bahwa sebenarnya Kotagede merupakan ibukota dari kerjaan Isalam yang menguasai sebagian besar Jawa yaitu kerajaan Mataram.Perkembangan paling pesat terjadi pada masa pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo,namun seiring perkembangan waktu kerajaan yang makmur ini mengalami kemunduran dan perpecahan akibat adanya masalah internal di lingkunngan kerajaan itu sendiri.Dalam perkembangan berikutnya meskipun sudah tidak menjadi suatu ibukota dari kerajaan Mataram yang besar,tetapsaja banyak terjadi pertambahan penduduk di Kotagede.Dan di masa sekarang ini nilai nilai sejarah yang terdapat di kawasan inimasih terjaga dengan baik dan terpelihara misalnya Komplek Makam Pendiri Kerajaan,Masjid Kotagede,Rumah Tradisional dengan Arsitektur yang khas,bekas reruntuhan Benteng hingga toponim perkampungan yang masih menggunakan unsur tata kota layaknya zaman dahulu.Di kawasan wisata sejarah Kotagede ini ada beberapa tempat yang layak dan memang menjadi tujuan dari banyak wisatawan yang berkunjung diantaranya:

Pasar Tradisional Kotagede,merupakan pasar tertua yang ada di Jogja yang telah ada sejak jaman kerajaan Mataram dan sampai sekarang masih ada dan aktif beroperasi,dan puncak pasaranya terjadi pada hari pasaran Legi.Penjual dan pembeli malakukan transaksinya di dalam pasar ini yang memang telah mengalami beberapa kali renovasi,namun gaya arsitektural dan tempatnya tetap tidak berubah sama sekali.Dari sini lah start awal yang baik jika anda menginginkan menyusuri kawasan Kotagede.



halaman depan menuju komplek makam Raja Raja Mataram



tangga menuju makam Raja Raja Mataram,Imogiri




Komplek makam Raja Raja Mataram,berada dekat dengan komplek pasar tradisional Kotagede dengan jarak sekitar 100 meter ke selatan dari pasar tradisional tersebut.Terlihat tembok yang berdiri kukuh menjulang menaungi komplek pemakaman tersebut yaitu makam raja raja dan pendiri kerajaan Mataram.Dan terlihat adanya pengaruh budaya Hindu pada bangunan komplek ini yang terlihat pada bentuk arsitektur bangunan gapura pada komplek makam ini.Dan pada masing masing gapura itu terdapat pintu yang kokoh serta tebal terbuat dari kayu yang berukir dengan indahnya.Penjaga makam ini,seorang Abdi Dalem mengenakan pakaian adat jawa dan bertugas penuh selama 24 jam.Adapun raja raja yang di makamkan di komplek pemakaman ini diantaranya Sultan Hadiwijaya,Ki Gede Pemanahan dan keluraga Panembahan Senopati.


Masjid Agung Mataram Kotagede,Yogyakarta



Masjid Agung Kotagede,merupkan masjid tertua yang ada di Yogyakarta.Menjadi fakta sejarah tentang keberadaan Kotagede sebagai ibukota kerajaan Mataram yang besar itu.Terletak dengan satu komplek dengan makam raja raja serta pendiri kerajaan Mataram.


rumah tradisional Kotagede

Rumah Tradisional,diseberang jalan tidak jauh dari komplek makam pendiri kerajaan atau tepatnya di depan komplek makam bisa anda saksikan rumah tradisional asli Jawa.Dan berjalan lagi ke arah selatan sekitar 50 meter dapat ditemukan sebuah gapura rendah dan berongga lengkap dengan plakat yang bertuliskan Cagar Budaya.Dan di balik tembok gapura itu akan di jumpai bangunan yang membuat takjub yang melihatnya yaitu bangunan rumah tradisional Kotagede yang masih terawat dengan baik dan perlu diketahui pula bahwa bangunan itu tidak kosong alias masih berpenghuni sebagai tempat tinggal.

Reruntuhan Benteng,juga merupakan tempat yang menarik untuk di kunjungi tatkala berwisata di Kotagede.Memiliki ukuran yang luas sekitar 400 kali 400 meter persegi lengkap dengan parit yang pada masa waktu dulu jaman kerajaan di gunakan sebagai benteng pertahanan keraton.Tembok benteng ini mempunyai ketebalan sekitar 4 kaki yang terbuat dari batu bata yang berukuran besar.

Dan sebagai suatu kawasan yang telah menjadi aset wisata oleh pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta di tempat ini,Kotagede telah banyak di temui berbagai penginapan dan hotel dalam berbagai variasi harga.Untuk menjangkau lokasi inipun terbilang sangat mudah karena memang letaknya termasuk di pusat kota Jogja.


No comments:

Post a Comment