Info tempat Wisata dan Kuliner

Monday, 29 February 2016

Gua Cerme dengan Pesona Air Terjun di dalamnya,Yogyakarta






Seperti sudah di ketahui bersama bahwa wilayah Yogyakarta selatan terdapat suatu bentangan perbukitan karst yang meliputi kawasan Bantul dan Gunungkidul.
Dengan kondisi alam yang sedemikian itu biasanya pada daerah tersebut terdapat gua,baik itu gua Luweng atau lebih di kenal gua vertikal maupun gua horizontal.
Dan seperti pada goa goa di tempat lain pada kawasan karst,pada Goa Cerme ini pun dapat di temukan suatu sajian pemandangan alam yang begitu indah dan mempesona berupa bentukan bentukan stalagtit maupun stalagmit yang dalam proses pembentukanya berlangsung dengan sangat lama.

Gua Cerme ini merupakan salah satu gua di kawasan Yogyakarta yang mudah untuk ditelusuri sambil dinikmati sajian keindahanya.Secara geografis gua ini terdapat pada dua wilayah  dengan mulut gua terletak pada Dusun Srunggo,Selopamioro,Imogiri Kabupaten Bantul,Yogyakarta menelusur hingga ke wilayah Gunungkidul tepatnya pada kawasan Ploso,Giritirto,Panggang sebagai pintu keluar Gua Cerme ini.
Dan para penelusur,wisatawan memerlukan waktu sekitar satu setengah hingga dua jam untuk menelusuri gua ini dari mulut gua di wilayah Bantul hingga pintu keluar nya diwilayah Gunungkidul.
Dan jika di telusuri gua ini memiliki panjang dari mulut gua hingga pintu keluar gua kira kira sekitar satu setengah kilometer dengan kondisi dalam gua yang teraliri sungai bawah tanah.
Gua ini dapat dikategorikan sebagai goa yang dalam dan panjang karenanya untuk mencapai ke dasar gua di tempuh dengan menuruni anak tangga dengan panjang sekitar 750 meter dengan jumlah anak tangga sekitar 760 buah anak tangga.
Dan bila telah masuk di dalam gua,akan menemukan pemandangan ornamen ornamen yang terbilang masih cukup lengkap dengan kondisi terawat dengan baik.
Para penelusur Gua Cerme akan dimanjakan dengan sajian pemandangan stalagtit maupun stalagmit yang mempunyai pesona dan keindahan yang begitu tinggi dengan berbagai bentuk misalnya bentuk sodastraw,flowstone,moonmilk,pilar hingga stalagtit berwarna putih cemerlang yang menyerupai kristal.

Selain keadaan dalam gua yang memiliki sejuta pesona keindahan dengan berbagai bentuk ornamen ornamen stalagtit maupun stalagmit nya dalam gua ini juga terdapat suatu air terjun mini yang begitu indah bila di nikmati yang terletak pada ujung perjalanan penelusuran Gua Cerme.
Dan bila saatnya musim penghujan aliran air pada air terjun ini sangat lah deras walaupun dengan bentuk yang mini tersebut dan semua ini merupakan keindahan alami dari satu fonomena alam yang menarik dan layak untuk diabadikan dalam satu bentuk foto.
Dan pada umumnya ketika melewati air terjun ini para wisatawan akan berhenti beberapa saat sambil mengagumi akan pesona serta keindahan yang tersaji dari air terjun ini.
Dan air terjun ini sampai sekarang dimanfatakan oleh warga sekitar untuk keperluan sehari hari maupun untuk pengairan dalam mengaliri sawah sawah pertanian mereka.

Ada satu keyakinan pada masyarakat setempat bahwa sebenarnya dan diyakini bahwa Goa Cerme ini di jadikan sebagai tempat berkumpulnya para Walisongo dan ulama ulama besar jaman dahulu dalam hal bermusyawarah dan mencari inspirasi tentang berbagai macam hal yang berkaitan dengan penyebaran agama Islam.
Kata Cerme itu sendiri berasal dari kata cerme yang mempunyai arti dan makna sebagai ceramah atau pembicaraan,dalam hal ini digunakan para Walisongo untuk keperluan syiar dan penyebaran agama Islam di tanah Jawa.
Dan sebagai contoh sebagai tempat dalam hal pembicaraan pembuatan Masjid Agung Demak pada waktu itu.

Harga tiket masuk kelokasi wisata Goa Cerme ditetapkan sebesar Rp 2.500 dan biaya parkir kendaraan sebesar Rp 2.000.
Selain itu juga terdapat jasa penyewaan penerangan untuk di gunakan di dalam gua berupa headlamp(topi senter) dengan harga sekitar Rp 5.000.Dan ini merupakan suatu keharusan karena kondisi didalam gua yang masih gelap dan sangat minim penerangan.
Dengan kondisi dalam gua yang banyak terisi air,bahkan ada pada satu tempat yang mencapai ketinggian hingga sampai ke atap gua maka pengunjung harus bersiap siap untuk berbasah kuyup dan tentunya membawa serta pakaian ganti.
Dan untuk menjaga keamanan serta keselamatan para penelusur di wajibka untuk menggunakan jasa pemandu di dalam gua agar tidak tersesat ketika sedang menelusur.Dan untuk jasa pemandu di dalam gua ditetapkan harga sekitar Rp 30.000.






Untuk mengakses ke lokasi pariwisata ini,bisa dilakukan dengan berpatokan pada terminal Giwangan yang terletak di dalam kota Jogja.Jika anda sudah mencapai terminal ini selanjutnya perjalanandi lakukan melalui jalan Imogiri Timur yang terletak di sebelah selatan terminal Giwangan.Setelah itu akan menemukan papan penunjuk yang mengarah ke lokasi wisata Goa Cerme.
Ataupun jika anda menggunakan jasa transportasi umum bis,berawal di terminal Giwangan dengan menggunakan bis jurusan Jogja-Imogiri-Cerme.



No comments:

Post a Comment