Info tempat Wisata dan Kuliner

Thursday, 11 February 2016

Mie Ayam Mansyur Bersaudara,Kebumen


seporsi mie ayam menggoda selera



Siapa tak kenal dengan sajian kuliner yang satu ini,bisa di katakan seluruh orang mengenal sajian makanan yang satu ini.Sebuah sajian yang dinikmati ketika perut merasa kenyang dengan bahan dasar mie dipadu dengan suwiran daging ayam yang di masak tersendiri dengan pelengkap hijau daun cesin.
Di Indonesia boleh dikatakan mei ayam adalah sajian makan pengganti nasi yang tidak perlu di kuatirkan lagi akan kandungan gizinya.
Menurut sejarahnya awal mula keberadaan mie adalah berasal dari dataran negeri China,pada masa itu 25 Masehi pada dinasty Han,menjadi menu utama para raja dan pembesar kerajaan pada masa itu.Kemudian seiring dengan perkembangan jaman jenis makanan yang satu ini makin berkembang hingga mencapai negara negara Taiwan,Korea,Jepang termasuk Indonesia.Bahkan pada masa itu Marcopolo ketika mendarat di China kemudian membawanya untuk diperdagangkan ke Eropa.


Termasuk juga di Kebumen saat ini,adalah suatu tempat menjajakan mie ayam yang paling kesohor di wilayah ini.Para pehobi makan mie ayam pasti mengenal  tempat ini.

Mie Ayam Mansyur Bersaudara,demikianlah sebuah tempat makan mie ayam ini di beri nama oleh pemiliknya yang terletak di jalan Ahmad Yani Kebumen tepatnya di seberang jalan terminal lama Kebumen yang sekarang sudah di sulap(bukan sihir) menjadi taman kota HM.Sarbini lebih tepatnya lagi dari Tugu Lawet Kebumen ke arah timur kurang lebih 1 kilometer.
Bukan suatu hal yang baru lagi akan keberadaan warung makan mie ayam yang satu ini,saya sendiri telah mengenal warung mie ayam ini dulu ketika masih memakai seragam abu abu putih ketika menyantap kelezatan dan sedap nya mie ayam ini,jadi kurang lebih sekitar 25 tahun yang lalu.
Sebuah waktu yang cukup lama untuk perkembangan dan berkesinambunganya suatu usaha tempat makan yang nota bene keberlangsunganya terletak pada cita rasa sebuah sajian santap makan dan tentunya kepuasan pelanggan.



proses perebusan mie dan juga daun cesin sebelum disajikan pelanggan,tentunya setelah penambahan bumbu bumbu penyedap dan bawang goreng



Ketika itu posisi warung nya terletak di kanan jalan ruas dalam kota Kebumen ini,dan pada waktu itu keadaan bangunan terbuat dari gedhek anyaman bambu yang cukup sempit.
Dan kata penjualnya Alhamdulillah..seorang warga Karangtanjung,Kebumen..saat ini keadaan warung makan(mungkin saat ini lebih tepatnya rumah makan) telah berubah hingga mampu menampung sekitar 50 lebih pelangganya pada saat bersamaan yang jelas berbeda dengan keadaan waktu dulu terasa sempit.
Selain dari segi bangunanya yang makin luas juga dari model bangunanya yang dulu terbuat dari gedhek sekarang sudah merupakan bangunan permanaen yang berdiri kokoh dan sudah merupakan hak milik.
Namun sebenarnya ketika di telusur lagi keberadaan warung mie ayam ini pada awalnya terletak di terminal lama itu sendiri,di bawah pohon asem londho dengan perlengkapan ala kadarnya gerobak,meja dan bangku kayu.

Bagaimanapun juga warga kota Kebumen mengenalnya sebagai sebuah rumah makan mie ayam yang melegenda.Bagaimana tidak,banyak pelangganya yang bisa di katakan seumuran saya atau diatasnya masih setia dengan menikmati sajian kuliner ini,baik yang sekarang berada di dalam kota Kebumen ataupun yang posisi nya saat ini berada di luar kota Kebumen.Pastilah sependapat dengan saya bahwa Mie Ayam Pak Mansyur ini memang nglangeni merakyat dengan cita rasa yang khas.Banyak diantaranya disela sela waktunya untuk mengunjungi dan menyantap sajian makanan ini.



Mungkin sama dengan sajian sajian mie ayam sejenis lainya yang ada di Kebumen,namun kalau di cermati lagi ke khasan mie nya terletak pada mie yang berbentuk agak besar dan kenyal yang merupakan mie buatan sendiri dengan bahan dasar gandum/tapioka.
Dengan tambahan bumbu bumbu yang merupakan resep rahasia pemiliknya,cita rasa dari mie ayam ini bener bener berbeda dengan tingkat kematangan mie dan daun cesin yang pas pada saat peebusanya membuat terasa lebih seger.



Aroma terasa wangi dengan taburan bawang merah goreng diatasnya serta rasa gurih agak manis pada taburan daging ayamnya.Dan bagi yang berselera bisa di tambahkan dengan saos,kecap ataupun racikan sambal untuk menambah rasa pedasnya.Dan kalau di amati lagi untuk saus dan kecapnya dari dulu sama merk nya.Sungguh sutu sajian kuliner mia ayam yang terasa mantap menggoda serta mengenyangkan pula.
Dan tersasa lebih mantap memuaskan ketika menikmatinya dalam kondisi cuaca yang agak agak dingin karena mendung.



Dengan cukup mengeluarkan Rp11.500 plus minuman es teh,anda bisa menikmati satu sajian mie ayam di Kebumen yang terbukti melegenda karena akan cita rasa yang khas sedap memuaskan dan tentunya pula dengan kepuasan pelanggan akan pelayananya.

No comments:

Post a Comment