Info tempat Wisata dan Kuliner

Saturday, 26 March 2016

Gunung Pakuwaja Puncak Tertinggi Dieng,Wonosobo

pemandangan dari puncak pakuwaja


Selain dengan keberadaan Gunung Prau,Bukit Sikunir dan Bukit Pangonan yang melengkapi dataran tinggi yang terdapat pada Dieng Plateu,yang menyebabkan dataran tinggi tersebut seolah sebuah kaldera. Masyarakat luas utamanya para traveler penikmat sunrise maupun sunset pada dataran tinggi Dieng juga di kenal lagi sebuah gunung yang bisa ditelusuri maupun di daki untuk dinikmati sajian keindahan alamnya yaitu yang dikenal dengan nama Gunung Pakuwaja.
Sebuah gunung yang terletak di sebelah selatan Sikunir yang berada pada ketinggian sekitar 2410 mdpl dengan suatu tanda yang khas,unik tentang keberadaanya sebuah batu besar runcing dan menjulang yang menyerupai satu bentuk Menhir yang konon menurut mitos yang berkembang pada masyarakat sekitar Dieng merupakan suatu pasak dari pulau Jawa yang membuatnya tetap tertancap dengan kokoh dan hal ini lah yang menjadi latar belakang penamaan gunung ini,Pakuwaja.Dimana keberadaan batu besar runcing yang berdiri itu keberadaanya diapit oleh sebuah telaga yang airnya telah mengering yang berbentuk seperti wajan atau penggorengan yang dikenal dengan nama Telaga Wurung yang konon airnya dahulu dialirkan ke Telaga Cebongan yang terletak di kaki antara Gunung Sikunir dan Pakuwaja.Tepatnya,secara administratif terletak di desa Sembungan Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.

Dari puncak Gunung Pakuwaja ini penikmat sajian pemandangan alam yang luar biasa indah seputaran Dieng dapat menikmati lansakp dataran tinggi Dieng yang berbukit bukit.
Dan pula bisa menikamti keindahan dua buah telaga yang indah dari ketinggian dengan kontrasnya warna air telaga yang begitu memikat dan terlihat dilapisi oleh sebuah kabut tipis pada siang hari yaitu Telaga Warna dan Telaga Pengilon.
Bagaimanan keindahan yang lain yang khas tentang kawasan Candi Arjuna yang anggun,dan juga keberadaan kawah kawah yang melengkapi pesona Dieng Plateu ini terlihat dari ketinggia yang pastinya nampak berbeda dan menampilkan keindahan tertentu yang tidak habis untuk dinikmati.
Hal hal tentang keindahan seputaran Dieng dari sebuah puncak gunung inilah yang membuat nama gunung ini menjadi populer dan namanya melambung terlebih dahulu sebagai suatu destinasi wisata yang tak kalah menarik dari Sikunir maupun Prau.
Tampak pula dari puncak Gunung Pakuwaja ini gunung gunung lain yang menancapkan dengan kokoh kebeadaanya di seputaran Wonosobo terlihat megah dan anggun.
Di sebelah utara nampak gunung Prau yang eksotis,di timur sana tampak dengan megah berdiri dan gagah gunung Sindoro menjulang,nampak pula gunung Merbabu dan Merapi.
Dan pada arah barat sana nampak pula gunung tertinggi di pulau jawa menjulang tinggi,Gunung Slamet.






Terdapat tiga jalur pendakian yang biasa digunakan oleh para pemburu sunrise maupun sunset pada puncak Gunung Pakuwaja yaitu jalur dari desa Parikesit,jalur dari desa Dieng dan jalur dari desa Sembungan.
Dari ketiga jalur tersebut di atas jalur yang paling mudah dan terpendek adalah yang melalui desa Sembungan hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar satu setengah jam untuk mencapai puncak.
Dimana setengah lebih dari lereng gunung ini adalah lahan lahan pertanian milik petani setempat berupa tanaman kentang dan kemudian setelah itu harus melewati sebuah area yang penuh dengan tanaman ilalang yang cukup tinggi hingga kadang menyulitkan perjalanan.
Dan lepas dari semua itu dan pendakian yang melelahkan,sampailah pada suatu puncak Gunung Pakuwaja dengan pemandanganya yang indah dan khas yang mampu membayar semua kelelahan selama dalam perjalanan menuju puncak gunung ini.



batu pasak pakuwaja 


No comments:

Post a Comment