Info tempat Wisata dan Kuliner

Saturday, 12 March 2016

Menikmati Indahnya Wisata Alam dan Budaya Dieng, Wonosobo




Peta Kawasan Wisata Dieng Plateau








Tempat wisata alam yang sudah sangat populer sebagai destinasi wisata baik dari kalangan masyarakat sekitar Dieng yang terletak pada dataran tinggi,pegunungan sebagai perbatasan wilayah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara.
Begitu juga untuk destinasi wisata bagi warga lokal lain sudah sangat populer akan keindahan panorama alam yang di tawarkan oleh pegunungan Dieng ini.
Bahkan sudah banyak turis turis asing wisatawan manca negara yang mengunjungi kawasan wisata ini.
Tidak hanya sajian akan keindahan alam yang ditawarkan pada obyek wisata alam Dieng ini,namun juga sebuah ke khasan kultur budaya masyarakat Dieng yang bisa memberikan kenangan akan keindahan.

Sebagai suatu destinasi wisata yang sudah begitu populer,dan memang terbukti mempunyai pesona alam tersendiri yang mampu memanjakan pemandangan mata ketika mengunjunginya.
Di antaranya adalah beberapa tempat wisata alam Dieng dengan pemandangan alam yang begitu indah.

Gunung Prau












Merupakan tempat wisata alam di Dieng dengan pemandangan puncaknya yang khas dengan ketinggian sekitar 2560 mdpl yang memungkinkan menikmati sunrise dan sunset yang begitu menakjubkan.
Dan akses untuk menuju ke lokasi juga tergolong mudah dan banyak alternatif pilihanya karena letaknya yang memanjang dan sekaligus di antara 4 Kabupaten yaitu Kendal,Batang,Wonosobo dan Banjarnegara.
Jika berminat dengan sebuah jalur pendakian ke puncak Gunung Prau yang panjang sambil sekalian menikmati panorama alam yang indah,bisa saja melalui jalur utara yaitu melalui Kabupaten Kendal.
Dengan titik point dari desa Genting Gunung,Desa Bolang atau Desa Kanjuran yang kesemuanya ini berada di wilayah Kecamatan Sukoreja dengan jarak tempuh memakan waktu sekitar 5 sampai 6 jam.

Namun begitu jika pengunjung menghendaki akses yang lebih pendek dan singkat untuk mencapai puncak Gunung Prau bisa menempuhnya melalui jalur selatan yaitu melaewati Dataran Tinggi Dieng atau desa Patak Banteng yang bisa di tempuh dengan memakan waktu sekitar 2 atau 3 jam.
Dan ternyata memang banyak pengunjung yang menyukai menggunakan jalur ini yang lebih pendek yang memungkinkan untuk terus naik ke puncak Gunung Prau dalam waktu satu hari.

Puncak Gunung Prau menawarkan sajian pemandangan alam yang mempesona dengan hamparan perbukitan hijau.Suatu perpaduan gradasi warna biru langit yang jernih yang berpadu dengan warna hijau bumi menjadi suguhan utama pada puncak gunung yang berada pada kawasan wisata alam Dieng ini.

Bukit Sikunir








Dengan ketinggian sekitar 2200 mdpl tak berbeda dengan Gunung Prau tempat ini juga menjadi favorit kunjungan wisatawan Dieng baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing.
Dengan akses dan medan yang begitu mudah untuk dicapai oleh para wisatawan,sebuah lokasi yang terletak pada desa Sembungan yang memungkinkan pengunjung untuk menikmati suasana sunrise maupun sunset yang tak kalah indahnya jika dibanding dengan puncak Gunung Prau.

Desa Sembungan ini merupakan kawasan desa tertinggi yang menyajikan sajian pemandangan mata yang penuh pesona akan keindahan alamnya di samping itu juga akan keramahan dan kehangatan warga penduduknya.
Nama Sikunir itu sendiri diberikan karena warna oranye sinar matahari yang terbit di kawasan itu,sebuah warna yang mirip kunyit sehingga penduduk menamainya dengan Sikunir dalam bahasa Jawa yang berarti kunyit.

Telaga Warna Dieng










Sudah sangat dikenal dan populer bagi para wisatawan pengunjung Dieng,sehingga merupakan suatu keharusan bagi para pengunjung wisata alam Dieng untuk mengunjungi Telaga Warna Dieng.
Terletak di kawasan timur Dieng yang benar benar akan mampu menghipnotis pengunjungnya ketika berada di telaga ini.

Penamaan telaga ini dengan nama Telaga Warna itu sendiri terkait dengan kondisi dimana warna air dari telaga ini bisa berubah ubah sewaktu waktu dari biru kehijau hijauan menjadi putih.
Dengan pemandangan alam di sekitar telaga ini yang masih begitu alami dan menyejukan di samping itu juga terdapat kawasan hutan yang menjadi tempat tempat beberapa gua dan telaga lainya merupakan suatu pemandangan alam yang penuh pesona dan menakjubkan ketika menuju kawasan lokasi Telaga Warna Dieng.
Dimana gua gua tersebut dikenal dengan aura mistisnya misalnya Gua Semar,Gua Jaran dan Gua Sumur.
Dan juga masih terdapat telaga telaga lainya yang tidak kalah menarik dengan Telaga Warna di sekitarnya diantaranya Telaga Cebong,Telaga Merdada dan Telaga Menjer.

Kawah Dieng








Kawasan wisata alam Dieng merupakan suatu kawasan wisata alam pada suatu lokasi pegunungan vulkanik yang masih aktif di buktikan dengan adnya beberapa titik kawah yang menandakan keaktifan kawasan Dieng ini.Berbeda dengan kawasan Puncak Gunung Prau ataupun Sikunir yang menenggelamkan dengan suasana hijau alam perbukitan beberapa kawah memiliki suasana khas vulkanik.

Beberapa kawah yang bisa dikunjungi wisatawan misalnya kawah Sikidang,Candradimuka dan kawah Sileri memberikan pemandangan air yang mengepulkan asap dan hamparan dataran putih.

Kawah Sikidang merupakan kawah utama yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan Dieng,Sikidang itu sendiri sebuah nama yang berasal dari bahasa jawa yang berarti Kijang.
Pemberian nama itu dengan sebuah sebab kolam magma pada kawah tersebut berpindah pindah seperti kijang dengan letupan yang cukup tinggi sampai sekitar satu meter.
Selanjutnya Kawah Sileri yang berjarak sekitar 7 kilometer dari kawasan kawah utama dan merupakan kawah yang terbesar di lokasi wisata Dieng ini dengan luas sekitar 4 ha.
Pemberian nama Sileri berasal dari bahasa jawa juga yaitu leri yang berati air cucian beras,karena memang warna air pada kawah ini putih dan masih mengeluarkan asap dan beraroma seperti air bekas cucian beras.
Dan yang terakhir adalah Kawah Candradimuka yang terletak sekitar 6 kilometer dari kawasan utama tempat wisata Dieng.
Sebuah nama yang sudah begitu dikenal dalam cerita pewayangan,dimana nama kawah tersebut yang digunakan sebagai tempat mandi Gatotkaca dan setelahnya memperoleh kekuatan yang luar biasa.

Wisata Budaya 










Selain dengan sajian pemandangan alam dengan panoramanya yang indah,pada kawasan wisata alam Dieng ini juga mengandung suatu unsur nilai wisata budaya.
Hal ini di buktikan dengan keberadaan candi candi yang terdapat pada sekitar perbukitan Dieng yang mengandung corak dari kebudayaan Hindu.
Dengan model seni arsitektur dari candi candi tersebut yang berkiblat pada model dan arsitektur sen candi India.
Dan pemberian nama nama candi yang terdapat di lokasi wisata alam Dieng di sesuaikan dengan nama nama dalam tokoh Mahabarata diantaranya Candi Bima,Candi Arjuna,Candi Gatotkaca dan Candi Srikandi.
Dan pada bangunan candi candi tersebut pun dilengkapi dengan keberadaan arca arca seperti misalnya arca Mahakala,Nandi Swara,Durga Mahesasura Mardini,Ganesha dan Agastya.

Berkenaan dengan wisata budaya pada kawasan perbukitan Dieng ini,terdapat suatu momen menarik dalam rangka wisata budaya ini yaitu dengan diselenggarakanya Dieng Culture Festival.
Diselenggarakan setiap setahun sekali dan pada pertengahan tahun,dan jika mengunjungi kawasan wisata Dieng tepat pada saat acara tersebut,beruntunglah karena bisa menikmati festival budaya yang sedang berlangsung.

Pada intinya acara Dieng Culture Festival merupakan suatu bentuk tradisi,adat masyarakat setempat yang diselaenggarakan sebagai bentuk ruwatan terhadap bocah rambut gimbal yang terdapat pada masyarakat Dieng.
Ruwatan tersebut adalah sebagai suatu bentuk prosesi penyucian sebagai ritual yang  bertujuan untuk mengusir nasib buruk pada bocah pemilik rambut gimbal tersebut pada khususnya maupun pada masyarakat Dieng pada umumnya.
Dan sebagai tambahan pula bahwa fonomena rambut gimbal pada bocah Dieng ini sudah terjadi sejak dahulu kala dan dengan kondisi yang unik yaitu bocah yang terlahir dengan rambut gimbal ini tumbuh secara alami sejak berumur 40 hari sampai dengan 6 tahun.

Yang kemudian acara ruwatan ini di poles menjadi suatu festival budaya oleh Pemerintah Daerah Wonosobo bekerja sama dengan organisasi yang ada di dalam masyarakat yang bertujuan untuk mengembangkan nilai wisata Dieng.
Berbagai macam pertunjukan kesenian dan tradisi di pertontonkan pada acara ini,terdapat juga pertunjukan film film nominator film festval Dieng.
Dan yang pastinya tidak ketinggalan pada acara Dieng Culture Festival adalah di selenggarakanya pertunjukan wayang kulit dan juga acara Java Jazz dengan semarak lampion dan kembang api.







No comments:

Post a Comment