Info tempat Wisata dan Kuliner

Thursday, 3 March 2016

Menjelajah Gunung Api Purba Nglanggeran,Gunungkidul Yogyakarta






Sebuah destinasi wisata yang menawarkan sejuta pesona pemandangan alam yang begitu memukau yang terletak di desa Nglanggeran,Patuk Gunungkidul Yogyakarta.
Adalah merupakan suatu gunung api purba yang pada tempatnya merupakan suatu bentuk bongkahan batu yang menyusaun pegunungan ini.
Sunrise maupun sunset merupakan menu utama dengan keindahan pesona sang matahari ketika menjenguk dunia maupun ketika kembali ke peraduanya yang abadi dengan paduan warna langit dengan cahayanya yang romantis maupun pemandangan kota Jogja pada malam hari yang terhiaskan dengan gemerlap dan kelap kelip lampu bak ribuan kunang kunang yang beterbangan.Bagi pengunjung yang menginap dengan mendirikan tenda pada puncak Gunung Api Purba ini.

Hanya memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam pendakian pengunjung akan segera sampai pada puncak Gunung Api Nglanggeran ini,segera anda akan menikmati sajian pemandangan alam yang memanjakan pandangan mata berupa gumpalan awan yang berarak diatas,kesegaran hijaunya persawahan yang luas membentang,jajaran pegunungan batu dengan bentuk bentuk yang unik serta perkampungan warga.
Kawasan Ekosistem Gunung Api Purba Nglanggeran atau yang lebih dikenal sebagai Gunung Nglanggeran ini merupakan suatu kawasan yang litologinya disusun oleh material vulkanik tua,yang berbentuk sebagai gunung batu raksasa yang membentang dengan panjang kurang lebih sekitar 800 meter dengan tinggi yang mencapai sekitar 300 meter.

Dan berdasarkan sebuah penelitian yang panjang serta literatur yang ada Gunung Nglanggeran ini ditetapkan sebagai sebuah Gunung Api Purba yang pada masanya dulu pernah menjadi sebagai gunung api yang aktif sekitar 60 hingga 70 juta tahun yang lalu.
Hal ini bisa disaksikan dengan bentuk bentuk batuan raksasa yang menyusun pegunungan ini dengan pemandangan yang eksotik dan penamaan yang unik sesuai dengan latar belakang cerita rakyat yang menyertainya misalnya Gunung 5 Jari,Gunung Kelir dan Gunung Wayang.
Terdapat suatu cerita di dusun Tlogo Mardidho yang merupakan dusun yang terletak pada puncak gunung api purba ini,menurut sesepuh desa tersebut bahwa dusun ini hanya boleh dihuni sampai dengan tujuh jumlah kepala keluarga.Dan jika jumlah nya kurang atau lebih dari jumlah tersebut maka di kawatirkan akan terjadi hal hal buruk yang tidak diinginkan,oleh karenanya jika anak anak mereka sudah berkeluarga maka keluarga baru tersebut harus mau untuk meninggalkan dusun Tlogo Mardhido tersebut.

Kawasan Gunung Api Purba ini dikelola dengan mandiri oleh kelompok Karang Taruna yang ada di desa Nglanggeran.Aktifitas yang dapat dinikmati ketika berkunjung ke kawasan ini pun beragam bentuknya mulai dari treking menyusuri jalan setapak menjelajahi perkampungan hingga persawahan yang terdapat di kaki gunung Nglanggeran hingga panjat tebing maupun mendaki hingga puncak.
Pada kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran ini terdapat dua buah puncak yang dapat di daki dan dinikmati,dengan kondisi yang mudah dan ketinggian yang sedang tidak memakan waktu yang terlalu lama untuk mencapai puncaknya dengan berjalan kaki namun melewati rute yang cukup terjal melewati sebuah celah diantara dua bukit batu menggunakan sebuah tangga kayu.
Sedang puncak kedua adalah puncak Gunung Gede,merupakan puncak yang tertinggi.
Dan pada pendakian puncak ini memerlukan waktu yang lebih lama dari puncak yang pertama karena medan yang dilaluinya lebih sulit dan jarak yang di tempuh lebih jauh.
Akan tetapi dengan kondisi yang lebih sulit itu,semua kelelahan dan kecapaian akan terbayar lunas dengan pesona pemandangan alam yang cantik dan indah dari puncak Gunung Gede.
Karena dari puncak inilah semua pesona dan kecantikan alam yang ditawarkan pada Gunung Api Purba Nglanggeran tersaji dengan anggunya.






Akses untuk menuju lokasi Gunung Nglanggeran ini terdapat dua alternatif bila pengunjung datang dari arah Kota Jogja maupun jika pengunjung bertitik awal dari Kota Wonosari Gunungkidul.
Jika bertitik tolak dari arah Wonosari maka diarahkan untuk melewati Bunderan Sambipitu kemudian menuju arah dusun Bobung yang kemudian dilanjutkan menuju desa Nglanggeran.
Dan jika bertitik tolak dari arah Kota Jogja maka perjalanan diarahkan melalui jalan raya Jogja-Wonosari hingga sampai di kawasan Bukit Patuk,kemudian melewaki kawasan Bukit Bintang.
Dari sini mengarah ke desa Ngoro-orodan lokasi kawasan gunung Nglanggeran sudah dekat di desa iniyaitu pada sebuah desa Nglanggeran.


No comments:

Post a Comment