Info tempat Wisata dan Kuliner

Sunday, 27 March 2016

Wisata Edukasi Dieng Plateau Theater,Dieng Wonosobo





Thaeter pada sebuah dataran tinggi Dieng,sebuah bioskop tempat memutarkan film yang cukup menarik bagi wisatawan pengunjung kawasan wisata alam Dieng ini.namun bioskop ini berbeda dari bioskop bioskop pada umumnya yang terdapat pada kota kota ataupun pada mall mall di di kota.
Perbedaan ini menyangkut pada jenis film yang di putar pada bioskop Dieng ini,bukan jenis film film pada umumnya yang sering di putar pada suatu bioskop,namun lebih mengarah pada satu jenis film dokumenter,film edukasi tentang seputaran sejarah kawasan wisata alam Dieng.

Keberadaan lokasi bioskop ini tidak jauh dari lokasi Telaga Warna Dieng,dari lokasi ini dapat di tempuh dengan kendaran ataupun dengan menggunakan treking menyusuri jalan setapak yang telah terdapat papan penunjuk mengarah ke lokasi Dieng Plateau Theater di dekat pintu masuk area telaga.
Walaupun dengan jarak yang pendek hanya sekitar 200 meter namun dengan kondisi route jalan yang agak sedikit menanjak,membutuhkan suatu sedikit perjuangan.
Namun begitu tidak perlu mengkhawatirkanya,perjuangan untuk mencapai lokasi bioskop akan terbayar dengan suguhan sajian pemandangan alam yang menampilkan pemandangan Telaga Warna yang rimbun tertutup pepohonan,terlihat begitu indah dan mempesona.

Sebuah bioskop mini yang mengetengahkan pemutaran film film dokumenter tentang keberadaan Kawasan Dataran Tinggi Dieng.
Suatu wahana wisata pendidikan yang pendirianya atas gagasan Gubernur Jawa Tengah yang kemudian peresmianya di lakukan oleh Presiden tepatnya pada tanggal 6 Maret 2006,yang di dalamnya terdapat ruangan audio visual tempat pemutaran film dokumenter yang menjelaskan sejarah serta kehidupan masyarakat Dieng dengan daya tampung sekitar 100 pengunjung.
Pada sebuah film dokumenter yang di putar dengan judul Dieng Negeri Kayangan atau God Adobe,dan pada pemutaranya itu terdapat sub tittle dalam bahasa Inggris sehingga dapat pula dinikmati oleh wisatawan mancanegara.Dengan durasi film yang mencapai sekitar 23 menit menceritakan asal usul terjadinya dataran tinggi Dieng yang berawal dari sebuah letusan gunung raksasa,kemudian berlanjut pada kejadian geologi yang membentuk Dataran Tinngi Dieng hingga menjadi seperti sekarang ini,juga tentang obyek obyek wisata alam yang dapat di telusur dan dikunjungi oleh para wisatawan.
Juga pengunjung menerima informasi seputaran kehidupan sosial budaya masyarakat Dieng dari pemutaran film ini yang menyangkut sejarah dan tradisi ruwatan anak dengan rambut gimbal yang telah populer dan diketahui masyarakat luas keberadaanya di daerah Dieng hingga tentang Dieng Culture Festival,suatu festival tahunan menyangkut budaya masyarakat Dieng.
Juga menyajikan informasi yang menyangkut kejadian Kawah Sinila yang pernah terjadi pada tahun 1979 yang pada waktu itu meelan sejumlah ratusan warga yang meninggal.
Ataupun juga menyangkut tentang fenomena kejadian alam yang langka namun begitu eksotis dan indah yaitu fenomena Embun Upas yaitu embun salju yang turun di kawasan dataran Tinggi Dieng pada saat musim kemarau.Begitulah sebuah sajian film dokumenter yang di putar di Plateau Dieng Theater,walaupun dalam durasi waktu yang cukup singkat namun pastinya sangat menarik dan informatif edukatif.

Disamping dengan isi dari gedung bioskop ini yang menyajikan film dokumenter seputaran sejarah dan keberadaan Dataran Tinggi Dieng,secara lokasi yang berada pada sebuah lereng Bukit Sikendil dengan ketinggian mencapai sekitar 2100 mdpl menjadikan area gedung ini mempunyai pemandangan yang cantik yang dapat dinikmati,sebuah pemandangan Kawah Sikidang yang dapat dinikmati dari area parkir gedung bioskop ini.
Sebuah bangunan gedung yang bentuknya mirip dengan bangunan tongkonan rumah adat Tanah Toraja yang pada sekitarnya juga banyak pedagang yang menggelar lapak dagangan makann ringan jamur krispi dan juga kentang goreng.
Sementara jam buka bioskop ini pada hari Senin sampai dengan hari Minggu pada jam jam delapan pagi sampai dengan jam empat sore dengan harga tiket masuk sekitar Rp 4.000(data tahun 2012).






nampak bangunan dieng plateau theater






No comments:

Post a Comment