Info tempat Wisata dan Kuliner

Saturday, 7 May 2016

Wisata Candi Yang Bisa Anda Kunjungi di Magelang

Sebagai salah satu situs warisan budaya yang telah diakui oleh dunia(UNESCO),salah satu dari tujuh keajaiban dunia dan juga sebagai satu destinasi wisata unggulan baik loka maupun mancanegara,Candi Borobudur tentunya sudah menjadi salah satu ikon terbesar dari dunia pariwisata dan juga menjadi tujuan utama wisatawan yang piknik ke kota Magelang.
Sebagai salah satu destinasi wisata sejarah yang patut di banggakan yang berada di Magelang dan Indonesia pada umumnya,namun begitu banyak juga para wisatawan yang tentunya menghendaki mengunjungi tempat wisata sejarah dan budaya yang terbentuk pada sebuah bangunan candi yang mempunyai karakteristik,kemegahan dan juga keelokan yang masing masing.
Dan memang bahwa pada kenyataanya di kawasan kota Magelang ini Candi Borobudur bukanlah merupakan satu satunya situs budaya peninggalan masa lampau yang bisa dijadikan satu destinasi wisata,beberapa candi candi yang lain yang bisa dikunjungi anda ketika berada di kota Magelang diantaranya:

Candi Mendut

Candi ini merupakan salah satu candi lain yang paling terkenal yang berlokasi di Magelang setelah Candi Borobudur,merupakan satu candi dengan corak Budha yang terletak di Jalan Mayor Kusen Kota Mungkid berjarak sekitar 3 kilometer dari Candi Borobudur.
Dibangun pada masa Dinasti Syailendra pada abad ke 8 suatu masa yang sama dengan pembangunan Candi Borobudur.
Sebagai mana pada candi agama Budha lainya pada dinding candi ini terdapat hiasan relief relief yang terpahat dengan rapi dan di dalamnya terdapat patung Arca Budha yang saling berhadap hadapan.




Candi Mendut

Candi Pawon

Terletak diantara Candi Borobudur dan Mendut tepatnya di desa Brojolan Kecamatan Borobudur dengan perincian jarak sekitar 1750 meter kearah timur dari Candi Borobudur serta 1150 meter kearah barat dari Candi Mendut.
Dan konon ketiga candi tersebut berada dalam satu garis lurus imaginer dimana Candi Pawon ini dipercaya memiliki keterkaitan dengan candi Borobudur.
Dan pada masanya dulu candi ini dipergunakan untuk menyimpan senjata milik Raja Indra yang berbentuk mirip halilintar yang dikenal dengan nama Vajranala.





Candi Pawon

Candi Ngawen



Candi Ngawen

Sebuah candi dengan karakteristik candi agama Budha yang di bangun pada masa Dinasti Syailendra yaitu sekitar abad ke 8 sebuah masa yang sama dengan pembuatan Candi Borobudur dan berlokasi di desa Ngawen Kecamatan Muntilan,Magelang.
Kira kira sekitar 5 kilometer sebelum Candi Mendut dari arah Jogja.


Candi Asu dan Candi Pendem



Candi Asu

Candi Asu ini merupakan sebuah candi dengan corak khas agama Hindu yang berada di lereng Gunung Merapi tepatnya di dusun Candi Pos desa Sengi Jecamatan Dukun.
Nama candi ini merupakan pemberian masyarakat setempat karena memang dahulu disekitar lokasi banyak berkeliaran anjing,dan di dekat lokasi Candi ini juga terdapat satu bangunan candi yang lainya dikenal dengan nama Candi Pendem.


Candi Lumbung




Candi Lumbung

Candi Lumbung ini merupakan sebuah candi mungil yang lokasi terletak tidak jauh dari Candi Asu tepatnya berada di dusun Tlatar,Desa Krogowanan Kecamatan Sawangan.
Bersama dengan Candi Asu dan Candi Pendem ketiga tiga nya sering disebut dengan Candi Sengi,yang terletak ditepi Kali Apu.



Candi Canggal



Candi Canggal

Candi Canggal ini juga sering di sebut dengan nama Candi Gunung Wukir.
Sebuah candi dengan karakter khas candi agama Hindu yang terletak di dusun Canggal desa Kadiluwih kecamatan Salam Magelang yang merupakan sebuah lereng gunung Merapi pada ketinggian sekitar 300 mdpl merupakan sisi barat Gunung Merapi.
Dengan bentuk candi yang tidak terlalu besar dan sudah tidak utuh lagi pada samping candi terdapat reruntuhan candi candi pewara.
Diperkirakan pembangunan candi ini dilakukan pada abad ke 7 pada masa kejayaan Kerajaan Mataram Kuno suatu masa yang lebi tua dari pembuatan Candi Borobudur.


Candi Selogriyo



Candi Selogriyo

Candi Selogriyo ini merupakan sebuah candi yang letaknya pada lereng perbukitan pada ketinggian sekitar 740 mdpl yang merupakan desa Candisari Kecamatan Windusari.
Suatu arsitektur candi yang menciri
kan dari candi agama Hindu yang di bangun pada abad ke 9 dimana pada sisi sisi candi terdapat lima relung tempat arca arca perwujudan dewa yaitu arca Durga Mahisasuramardani,Ganesha,Agastya,Nandiswara dan Mahakala.


Candi Losari



Candi Losari

Candi Losari ini merupakan sebuah candi yang keberadaanya baru ditemukan pada tahun 2004 yang ditemukan oleh pemilik kebun salak pada kebun salaknya ketika sedang membersihkan parit pada kebun salaknya.Dan kemudian diteruskan kepada pihak terkait dan kemudian didapati hasil penemuna sebuah candi yang masih utuh yang tertimbun pada satu lahar gunung Merapi.
Lokasi candi ini berada di dusun Losari desa Salam Kecamatan Salam.

Candi Gunung Sari





Candi Gunung Sari

Candi Gunung Sari ini merupakan suatu kawasan candi yang tidak utuh lagi dan pada lokasi candi ini hanya ditemukan reruntuhan candi yang tidak utuh lagi berlokasi pada sebuah bukit yang dikenal dengan nama Bukit Sari.
Sebuah candi dengan corak dan ciri Hindu yang berlokasi sama dengan Candi Canggal.


Candi Umbul



Candi Umbul
Sebuah komplek candi yang bila dilihat dari bentuk fisik Candi Umbul ini mempunyai bentuk yang tidak biasa, dimana bahwasanya situs purbakala ini merupakan suatu lokasi pemandian air hangat.
Di beberapa titik di pinggiran kolam akan dapat ditemukan batu batu yang terdapat ukiran/relief yang berbentuk tumbuhan dan binatang.
Berada di depan kolam terdapat sepasang candi yang bentuknya menyerupai stupa.
Lokasi candi berada di desa Kartoharjo Kecamatan Grabag.

Itulah beberapa candi candi yang berlokasi di Kabupaten Magelang yang bisa anda kunjungi selain Candi Borobudur,tentunya sebagai salah satu warisan budaya yang begitu tinggi nilai sejarah dan budayanya.
Suatu bukti tentang kejayaan masa lampau yang tentunya harus kita jaga bersama keberadan dan kelestarianya.




No comments:

Post a Comment