Info tempat Wisata dan Kuliner

Monday, 12 September 2016

Lawang Sewu Semarang





Lawang Sewu,Semarang merupakan sebuah bangunan kuno peninggalan dari pemerintah kolonial Belanda yang di bangun pada tahun 1904.
Berbicara tentang Lawang Sewu tidak akan pernah lepas hubunganya dengan sejarah Perkeretaapian di Indonesia,karena memang dulunya bangunan gedung Lawang Sewu adalah merupakan kantor Perusahaan Kereta Api milik Belanda yang dikenal dengan nama Nederlandsch Indishe Spoorweg Naatschappij ( NIS ).
Gedung tiga lantai bergaya art deco ( 1850 - 1940 ) ini merupakan karya seorang arsitek kenamaan Belanda Prof  Jacob F Klinkhamer dan BJ Queendaag.Dan pada saat itu pembangunan gedung ini memakan waktu yang cukup lama yaitu antara tahun 1904 hingga tahun 1907.

Gedung tua peninggalan jaman Belanda ini kini menjadi suatu destinasi wisata favorit di kota Semarang,sementara penamaan bangunan ini dengan nama Lawang Sewu berasal dari kata Lawang yang berarti pintu dan Sewu yang berarti seribu yang bisa diartikan sebuah bangunan yang memiliki banyak pintu atau sejumlah seribu.
Namun sebetulnya pada kenyataanya jumlah pintu pada bangunan ini tidaklah sejumlah seribu ( berdasarkan data yang ada jumlah pintu sebanyak 342 ) buah,namun karena jumlahnya yang termasuk sangat banyak itu masyarkat menamai bangunan tersebut pintu seribu.
Namun apabila ditelaah lebih lanjut lagi,pintu tersebut sebenarnyalah bukan pintu murni melainkan jendela dan karena bentuknya yang termasuk lebar maka orang orang berasumsi bahwa itu adalah pintu.



lawang sewu tempo dulu


Bangunan utama Lawang Sewu berupa tiga lantai bangunan yang memiliki dua sayap yang membentang kebagian kanan dan kebagian kiri.Jika pengunjung memasuki bangunan utama maka akan menemukan sebuah tangga besar yang menuju ke lantai dua dan diantara tangga tersebut terdapat dua kaca besar menunjukan dua wanita muda Belanda yang terbuat dari gelas.
Semua struktur bangunan pintu dan jendela mengadaptasi gaya arsitektur Belanda,dengan segala keeksotisan dan keindahan Lawang Sewu ini merupakan suatu tempat yang kiranya sangat tepat untuk pengambilan foto pre wedding.
Dan apabila dewasa ini mungkin anda pernah mendengar sebuah cerita tentang Lawang Sewu yang menyeramkan,namun begitu sebenarnya lah tidak demikian adanya.Banyak mereka para wisatawan yang berkunjung ke tempat ini pada waktu malam hari dan malahan mereka sengaja datang untuk hunting foto.
Bangunan ini sudah banyak mengalami renovasi dan sudah banyak dipasang lampu pada tiap sudutnya yang membuat bangunan ini tidak tampak menyeramkan pada malam hari.
Dan apabila kita kilas balik pada saat pembangunan gedung ini,bahwa gedung yang pertama kalinya dibuat adalah bangunan percetakan dan bangunan penjaga.Yang kemudian dilanjutkan perluasan pada sekitar tahun 1916 hingga tahun 1918 dengan menambah jumlah bangunan dan ruangan.
Sejarah pergerakan pemuda Indonesia mencatat bahwa gedung ini merupakan saksi dari pertempuran antara Angkatan pemuda Kereta Api ( AMKA ) melawan penjajahan Jepang,dalam rangka pemuda merebut kembali kereta api dari tangan penjajah Jepang.




lawang sewu tampak pada malam hari



Berkaitan dengan cerita mistis tentang Lawang Sewu memang sudah beredar di kalangan luas masyarakat Semarang,berbagai macam cerita mistis yang kebenaranya masih di pertanyakan karena memang tidak ada bukti otentik tentang cerita cerita tersebut.
Namun begitu setidaknya kisah kisah mistis ini tidak hanya dialami oleh satu atau dua orang saja,banyak sekali orang orang yang pernah mengalami kejadian kejadian aneh di tempat ini.
Menurut cerita yang beredar bahwa hampir diseluruh ruangan pada bangunan gedung tua ini terdapat penunggu penunggu mahluk halus dari berbagai jenis seperti misalnya hantu berwujud tentara Belanda,nonik Belanda,Gondoruwo,Kuntilanak dan masih banyak lagi.
Ruangan yang paling terkenal angker dari gedung ini dimana sering dijumpai penampakan dari mahluk astral adalah pada Sumur Tua,Penjara Jongkok,lorong lorong,Penjara Berdiri dan Ruang Penyiksaan.
Adapun istilah dari ruangan penjara berdiri berasal dari fungsi ruangan itu sendiri yaitu sebagai ruang untuk menampung tahanan dan para tahanan tersebut dimasukan kedalam ruangan ini secara berdesak desakan dan sangat tragis yang kadang tidak sedikit dari mereka yang akhirnya meninggal di ruangan ini.
Tentang Penjara Jongkok,mempunyai fungsi yang sama dengan penjara berdiri yaitu untuk menampung tahanan.Namun perbedaanya dengan Penjara Berdiri bahwasanya pada Penjara Jongkok ini adalah sebuah ruangan tahanan yang sangat sempit dengan ketinggian hanya 1,5 meter,.bisa anda bayangkan sendiri bukan,jika seorang tahanan dimasukan ke dalam penjara ini.
Dan hal hal tragis tersebut mungkin yang melatar belakangi cerita serita mistis serta berbagai cerita penampkan yang bisa dirasakan di Lawang Sewu ini.

Sebagaimana diketahui bahwa usia dari bangunan gedung Lawang Sewu ini seudah cukup tua,dan oleh karenaya beberapa bagian dari gedung ini telah mengalami proses renovasi.
Namun begitu pada saat proses renovasi dilakukan sebisa mungkin untuk tidak menghilangkn keaslian dari karakter gedung ini.
Pemugaran adalah merupakan suatu proses revitalisasi ( pemurnian ) barang ataupun benda kepada bentuk aslinya dan pemugaran yang dilakukan oleh pihak pengelola,saat ini gedung Lawang Sewu ini dikelola oleh PT. Kereta Api Indonesia.
Proses pemugaranya itu sendiri dilakukan dengan melakukan pengecatan dinding,dan perbaikan bagian gedung yang sudah sangat usang.
Hal ini dilakukan dengan maksud untuk menghilangkan kesan angker dan menyeramkan yang terlihat dari bangunan gedung tua ini dan terlihat gagah serta indah tidak nampak unsur tragis dan angkernya.
Dan setelah mengalami proses pemugaran tersebut,maka dilakukan sebuah prosesi pembukaan atau sebuah peresmian Lawang Sewu sebagai tempat wisata untuk umum.
Hal itu terjadi pada tanggal 5 juli 2011 dan dilakukan oleh ibu Negara Ani bambang Yodhoyono yang pada waktu Presiden Republik Indonesia adalah Susilo Bambang Yudhoyono.




lawang sewu setelah mengalami pemugaran


Bagi anda yang penasaran serta berniat untuk mengunjungi tempat wisata sejarah Lawang Sewu di Semarang ini mungkin masih mencari cari letak posisi tepatnya arae Lawang Sewu ini.
Untuk mencapai tempat ini sangat mudah karena berada di sebelah timur Tugu Muda Semarang tepatnya diantara pertemuan Jl Pandanaran dan Jl Pemuda yang merupakan pusat kota Semarang.
Dan anda bisa menggunakan baik itu kendaraan pribadi maupun transportasi umum,dan bila anda dalam perjalanan menuju Simpang Lima pasti akan melewati gedung ini.
Sementara untuk harga tiket masuk lokasi Lawang Sewu sangat terjangkau oleh masyarakat luas dengan harga dewasa Rp 10.000,anak anak / pelajar Rp 5.000 dan untuk masuk ke ruangan bawah tanah terdapat harga tambahan sebesar Rp 30.000.
Dan anda bisa mengunjungi tempat ini pada tiap hari dengan jam buka antara pukul 07.00 hingga 21.00 malam.




2 comments:

  1. ini tempat terkenal banget, cuma agak serem keliyatannya, terlalu banyak cerita horornya lawang sewu

    ReplyDelete
    Replies
    1. suatu gedung tua ( 1904 ) dengan latar belakang perjuangan melawan pemerintah kolonial Belanda

      Delete