Info tempat Wisata dan Kuliner

Tuesday, 13 September 2016

Masjid Besar Kauman Semarang




Masjid Kauman Semarang merupakan salah satu masjid yang tertua yang terdapat di Semarang,dan tanah Jawa pada umumnya.
Terletak di dekat Pasar Johar Semarang tepatnya di Bangunharjo,Semarang yang pada masanya dahulu adalah merupakan suatu tempat berkumpul,alun alaun warga kota Semarang.
Hingga saat ini bangunan Masjid Kauman tersebut masih berdiri dengan kokoh dan megahnya meskipun lingkungan disekitar telah padat dengan kios kios,pedagang kaki lima dan juga tempat ngetem angkot menuggu penumpang.

Masjid Kauman didirikan pada awal abad ke - 16 oleh seorang ulama besar Semarang yang berdarah Arab yang bernama Maulana Ibnu Abdul Salim alias Ki Ageng Pandanaran yang juga kemudian mendirikan masjid lain di sekitar Bubakan yang menjadi tempat kabupaten setelah hijrah akibat pembrontakan orang orang China yang sejarah mencatatnya sebagai perang Semarang ( 1742 ).

Masjid Kauman ini telah berulang ulang kali mengalami renovasi,Kiai Adipatri Surohadimenggolo III sebagai Bupati Semarang pada waktu itu mengganti masjid itu menjadi lebih besar pada tahun 1759 - 1760.
Pembangunan itu diperingati dengan tiga buah inskripsi yang hingga saat ini masih tertempel di gapura utama masjid yang bertuliskan hurauf Arab,Latin dan Jawa.
Adapun secara lengkapnya inskripsi tersebut berbunyi " Pemut kala panjenengane Kanjeng Tuwan Nikolis Harting hedelir goppenar serta sarta Direktur hing tanah jawi gennipun Kanjeng Kyahi Dipati Suradimanggala hayasa sahega dadose mesjid punika kala Hijrat 1170 ".
Yang bisa diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia yaitu " Tanda peringatan ketika Kanjeng Tuan Nicoolass Hartingh,Gubernur serta Direktur tanah Jawa pada saat Kanjeng Kyai Adipati Suramenggala membangun hingga jadinya masjid ini pada tahun 1770 Hijriah ".

Tulisan Prasasti tersebut masih sangat jelas terbaca meskipun sudah usang dimakan usia,da hal ini sangat menarik untuk dikaji bahwasanya masjid ini merupakan masjid yang besar dan mempunyai pengaruh pada zamanya dan masjid ini banyak dikunjungi oleh umat Muslim dari berbagai daerah.
Suatu indikasi yang menunjukan bahwa memang sebenarnya Semarang adalah merupakan kota yang besar dan maju dengan pelabuhanya yang menjadi tempat persinggahan.

Sejarah mencatat bahwa masjid ini pernah terbakar pada hari jumat tanggal 11 April 1883 tepat pada pukul sembilan malam.
Pada kelanjutanya masjid ini dilakukan pembangunan kembali yang dilakukan pada tanggal 23 April 1889 atas bantuan dari GI Bhume seorang Asisten Residen Semarang dan Kanjeng Bupati Semarang Raden Tumenggung Cokrodipuro,mencapai penyelesaian pembangunan masjid ini pada tanggal 23 November 1890.Dan pada waktu itu yang dipercayai untuk melakukan renovasi tersebut adalah seorang arsitek berkebangsaan Belanda yang bernama GA Gambier.
















AH Plas dalam tulisanya Van't Veerjongde Semarang En't Verjonde Semarang 1911 menjuluki Masjid Kauman sebagai de fraii misigit atau sebuah masjid yang indah.
Meskipun Semarang telah memiliki sebuah masjid yang besar,megah dan indah yaitu Masjid Agung Jawa Tengah namun keberadaan Masjid Kauman masih sangat dipertahankan.Terbukti sampai dengan sekarang Masjid Kauman tetap dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan dugderan,suatu perayaan awal ramadhan tiba yang merupakan sebuah tradisi yang sudah berjalan turun temurun sejak dahulu kala.
Dan untuk menuju lokasi Masjid Kauman ini tentulah sangat mudah bagi anda,hanya perlu untuk datang ke arah Pasar Johar Semarang yang terkenal itu,lebih tepatnya berada di jalan Alun Alun Utara yang menuju jalan Kauman.



No comments:

Post a Comment