Skip to main content

Aneka Cita Rasa Kuliner Khas Banyumas

Salah satu kota di Propinsi Jawa Tengah yang terkenal dengan aksen ngapak penduduk aslinya,Banyumas memiliki beragam potensi asli daerah yang layak untuk dikembangkan.
Selain potensi wisata alamnya yang telah begitu populer dikalangan wisatawan,tidak ketinggalan pula potensi kuliner khas asli daerah tersebut yang telah memiliki nama dikalangan wisatawan baik lokal,nasional bahkan internasional.
Dengan cita rasa yang khas serta menggugah selera,memang sudah selayaknya menjadi bagian tersendiri yang diburu oleh wisatawan ketika mengunjungi Banyumas ini.

Bagi anda wisatawan yang sedang berlibur ataupun melintas daerah ini,tidaklah terlalu repot bagi
anda untuk menemukan kuliner khas daerah Banyumas dengan cita rasa kedaerahanya yang begitu kental,dan tentunya dengan cita rasa tersendiri kelezatan kenikmatanya ketika dinikmati.
Berikut ini beberapa kuliner khas daerah Banyumas yang memenag dengan cita rasa kehasan daerah tersebut sehingga mampu menempatkanya pada suatu ruang tersendiri ba…

Keindahan dan Kemegahan Candi Borobudur



Candi Borobudur
arca Snag Budha


Adalah candi Budha yang terletak di Borobudur,Magelang Jawa Tengah.
Lokasi candi sekitar 100 km sebelah barat daya Semarang,86 km sebelah barat Surakarta dan 40 km barat laut Yogyakarta.
Berbentuk stupa dan di dirikan oleh para penganut agama Budha Mahayana sekitar tahun 800an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.
Salah satu candi atau kuil terbesar di dunia dan merupakan monumen terbesar Budha dengan komplek stupa terbesar di dunia yang di akui Unesco.Secara keseluruhan menjadi galeri akan mahakarya pemahat batu.

Tidak hanya megah dan besar dinding Candi Borobudur di penuhi pahatan relief sebanyak 2672 buah yang jika di susun berjajar akan mencapai sepanjang 6 km.
Monumen ini terdiri atas enam teras yang berbentuk bujur sangkar yang di atasnya terdapat pelataran yang melingkar dan pada dinding nya itulah relief tergambar dan terdapat 504 Arca Budha.
Stupa utama terbesar terletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini,di kelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat patung Budha yang sedang bersila dalm posisi teratai sempurna dengan mudra(sikap tangan) Dharmacakra mudra(memutar roda dharma).

                 Kunjungi juga Cantik serta elok Candi Prambanan

Relief yang terpahat di dinding candi menggambarkan perjalanan hidup sang Budha dan ajaran ajaranya juga menggambarkan kemajuan masyarakat pada masa itu.Bukti bahwa nenek moyang adalah pelaut yang tangguh dan ulung tergambar pada 10 relief kapal yang ada.Salah satu relief kapal di jadikan model dan replika pembuatan kapal untuk mengarungi The Cinnamon Route dari Jawa hingga Afrika.
Untuk mengikuti jalinan kisah pada relief yang terpahat di dinding candi,pengunjung harus berjalan mengikutinya searah jarum jam atau yang di kenal dengan istilah "predaksina".
Masuk dari pintu timur berjalan searah jarum jam agar posisi candi selalu terletak di sebelah kanan hingga tiba di tangga sebelah timur dan melangkah kan kaki naik pada level berikutnya.
Hal ini dilakukan berulang ulang hingga semua tingkat terlewati,sampai berada di puncak candi yang berbentuk stupa induk.
Dan sesampainya di puncak candi,layangkanlah pandangan kesegala penjuru arah angin,maka akan terlihatlah pandangan gunung berjejer:Perbukitan Menoreh,Gunung Sindoro,Gunung Sumbing,Gunung Merapi,Gunung Sumbing dan Gunung Merbabu yang berdiri tegak mengitari candi.



Candi Borobudur
teknik rahasia bangunan Candi Borobudur berdasarkan ilmu Astronomi



Berdasar prasasti Kayumwungan tertanggal 26 Mei 824 candi ini dibangun oleh Raja Samaratunngga antara abad 8 dan abad 9,berbarengan dengan candi Mendut dan candi Pawon.Proses pembangunan berlangsung selama 75 tahun di bawah kepemimpinan arsitek Gunadharma yang mampu menerapkan sistem interlock .Sebanyak 60.000 meter kubik batu andesit yang berjumlah 2.000.000 balok batu yang di usung dari sungai Elo dan Progo di pahat dan disusun menjadi monumen raksasa yang menutupi bukit kecil hingga menjadi Candi Borobudur.

Tidak hanya memiliki nilai seni yang teramat tinggi karya agung yang menjadi bukti peradaban manusia pada masa lalu,monumen ini model alam semesta dan di bangun untuk memuliakan ajaran sang Budha.
Dengan berziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Budha.
Masuk dari sisi timur peziarah berjalan mengitari candi searah jarum jam,sambil berjalan terus menaiki undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Budha.
Ketiga tinkatan tersebut yaitu Kamadhatu(ranah hawa nafsu),Rupadhatu(ranah berwujud) dan Arupadhatu(ranah tak berwujut).
Dalam perjalananya ini melewati lorong dan tangga dengan menyaksikan relief relief yang terpahat di dinding candi dan pagar langkan yang sangat indah dan menakjubkan.


Candi Borobudur
stupa stupa Candi Borobudur
sumber:travel.nationalgeographic.com





Menurut catatan sejarah borobudur mulai di tinggalkan pada abad 14 seiring melemahnya posisi agama Hindu dan Budha serta masuknya pengaruh Islam di tanah Jawa.
Dunia mulai menyadari keberadaan candi Borobudur sejak ditemukan pada tahun 1814 pada masa Sir Thomas Stamford Raffles yang menjabat sebagai Gubernur Jendral Inggris atas Jawa.
Sejak itu telah mengalami beberapa penyelamatan dan pemugaran,yang terbesar pada tahun 1975 hingga 1982 atas prakarsa pemerintah Indonesia dan UNESCO,dan sejak itu Borobudur masuk menjadi situs bersejarah dalam daftar Situs Warisan Dunia.

Kini tiap tahun Borobudur masih menjadi tempat ziarah keagamaan,umat Budha Indonesia dan yang datang dari mancanegara berkumpul di tempat ini untuk memperingati Trisuci Waisak.
Dalam dunia pariwisata,Borobudur adalah obyek wisata tunggal yang paling banyak mendapat kunjungan wisatawan.
Dan satu hal yang tidak boleh terlewatkan adalah menikmati Borobudur Sunrise dan Borobudur Sunset,menikmati terbit dan tenggelamnya matahari dari puncak stupa.
Pada saat pagi siraman matahari pagi yang hangat dan tajam,menyapa stupa dan arca Budha yang membuat kemegahan dan kehebatan candi lebih terasa.
Dan kala senja menjelang di ufuk barat,dengan kelembutan jingga abu abu dan sinar nya yang lembut meredup seketika ketenangan dan ketentraman menyapa jiwa.



    Kunjungi juga : Wisata keelokan candi yang bisa anda nikmati di seputaran Yogyakarta



Comments

Popular posts from this blog

Vanaprastha Gedong Songo Park,Wisata Relaksasi Semarang

Vanaprastha Gedong Songo Park,suatu kawasan wisata alam yang juga merupakan kawasan Candi Gedong Songo yang berada di lereng Gunung Ungaran Kabupaten Semarang.
Terletak pada ketinggian semacam itu membuat kawasan ini tersasa sejuk menyegarkan dengan suhu rata rata mencapai sekitar 17 sampai 19 derajad celcius dan pada suatu ketinggian 1.200 mdpl.
Terdapat sebuah bangunan rumah kayu jati di kawasan wisata ini yang pada awalnya merupakan guest house atau kantor resmi Kehutanan pada masa pemerintahan Kolonial Hindia Belanda.
Bisa disimpulkan bahwasanya bangunan ini telah berumur lebih dari satu abad.

Dalam kaitanya sebagai tempat wisata alam,pengunjung bisa merasakan sensasi kesegaran dan kesejukan kawasan sekitar dengan menghirup kesegaran udaranya.
Suatu cara yang mudah dan sederhana untuk memulihkan kesegaran jiwa dan perasaan,tentunya setelah menjalani semua aktifitas kerja sehari hari.
Disamping itu,ketika mengunjungi area wisata ini kita juga bisa memperoleh manfaat tentang penget…

Wisata Alam Watu Gunung,Semarang

Obyek Wisata Watu Gunung merupakan suatu tempat wisata alam yang menawarkan kesejukan danau  buatan dengan gaya gaya arsitektur dengan nilai artistik yang tinggi.
Bagi warga Semarang sendiri,tempat ini sudah sangat di kenal secara luas,namun bagi anda yang berasal dari luar kota Semarang mungkin bertanya tanya,sebenarnya apa sih Watu Gunung itu?
Untuk mencapai lokasi wisata ini,pengunjung hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 45 menit dengn jarak sekitar 30 km dari pusat kota Semarang.Suatu lokasi yang berdekatan dengan gunung Ungaran,sehingga pada saat mengunjungi obyek wisata ini pengunjung pun dapat menyaksikan keindahan serta keanggunan gunung tersebut.Tepatnya pada satu wilayah dengan nama Kampung Lerep Ungaran,Semarang Jawa Tengah.

Suatu tempat yang sungguh menarik dan indah yang sering pula dimanfaatkan untuk acara pemotretan baik itu pemotretan komersial ataupun pemotretan pre wedding.
Dan tentu saja seperti dijelaskan sebelumnya,suatu lokasi wisata yang memiliki gaya dan ni…

Santapan Khas Kuliner Kudus,Jawa Tengah

Kudus sebagai salah satu kota di Jawa Tengah dengan cakupan daerahnya yang tidak terlalu luas,dan juga dengan kondisi kotanya yang tidak terlalu ramai hal ini membuat pengunjungnya menjadi merasa lebih betah.
Dunia mengenal kota ini sebagai penghasil kretek dan disamping itu tentunya banyak sekali destinasi destinasi wisata yang telah dikenal oleh wisatawan lokal maupun wisatawan internasional.
Dan pastinya anda sudah mengetahui beberapa wisata andalan yang layak untuk dikunjungi baik itu wisata alam,wisata sejarah dan lebih lebih wisata religinya.

Sudah pastilah dengan kondisi Kota Kudus sebagai kota wisata yang mendunia,pastinya ada sisi lain yang juga tak kalah menarik untuk dinikmati ketika mengunjungi Kota Kudus.
Dan kita mengenalnya sebagai sajaian khas santapan yang membuat penikmatnya merasa ketagian dengan kelezatan maupun kesedapanya.
Beberapa daftar kuliner yang pastinya sayang untuk anda lewatkan mencicipinya ketika mengunjungi Kudus,suatu sajian khas yang tentunya masih m…