Skip to main content

Aneka Cita Rasa Kuliner Khas Banyumas

Salah satu kota di Propinsi Jawa Tengah yang terkenal dengan aksen ngapak penduduk aslinya,Banyumas memiliki beragam potensi asli daerah yang layak untuk dikembangkan.
Selain potensi wisata alamnya yang telah begitu populer dikalangan wisatawan,tidak ketinggalan pula potensi kuliner khas asli daerah tersebut yang telah memiliki nama dikalangan wisatawan baik lokal,nasional bahkan internasional.
Dengan cita rasa yang khas serta menggugah selera,memang sudah selayaknya menjadi bagian tersendiri yang diburu oleh wisatawan ketika mengunjungi Banyumas ini.

Bagi anda wisatawan yang sedang berlibur ataupun melintas daerah ini,tidaklah terlalu repot bagi
anda untuk menemukan kuliner khas daerah Banyumas dengan cita rasa kedaerahanya yang begitu kental,dan tentunya dengan cita rasa tersendiri kelezatan kenikmatanya ketika dinikmati.
Berikut ini beberapa kuliner khas daerah Banyumas yang memenag dengan cita rasa kehasan daerah tersebut sehingga mampu menempatkanya pada suatu ruang tersendiri ba…

Masjid Besar Kauman Semarang

Masjid Besar Kauman Semarang



Masjid Kauman Semarang merupakan salah satu masjid yang tertua yang terdapat di Semarang,dan tanah Jawa pada umumnya.
Terletak di dekat Pasar Johar Semarang tepatnya di Bangunharjo Semarang yang pada masanya dahulu adalah merupakan suatu tempat berkumpul atau alun alun warga kota Semarang.
Hingga saat ini bangunan Masjid Kauman tersebut masih berdiri dengan kokoh dan megahnya meskipun lingkungan disekitar telah padat dengan kios kios,pedagang kaki lima dan juga tempat ngetem angkot menuggu penumpang.

Masjid Kauman didirikan pada awal abad ke - 16 oleh seorang ulama besar Semarang yang berdarah Arab yang bernama Maulana Ibnu Abdul Salim alias Ki Ageng Pandanaran.Beliau ini juga kemudian mendirikan masjid lain di sekitar Bubakan yang menjadi tempat kabupaten setelah hijrah akibat pembrontakan orang orang China,dimana sejarah mencatatnya sebagai perang Semarang ( 1742 ).

               Kunjungi juga Masjid Agung Jawa Tengah Semarang

Masjid Kauman ini telah berulang ulang kali mengalami renovasi,Kiai Adipatri Surohadimenggolo III sebagai Bupati Semarang pada waktu itu mengganti masjid itu menjadi lebih besar pada tahun 1759 - 1760.
Pembangunan itu diperingati dengan tiga buah inskripsi yang hingga saat ini masih tertempel di gapura utama masjid yang bertuliskan huruf Arab,Latin dan Jawa.
Adapun secara lengkapnya inskripsi tersebut berbunyi " Pemut kala panjenengane Kanjeng Tuwan Nikolis Harting hedelir goppenar sarta Direktur hing tanah jawi gennipun Kanjeng Kyahi Dipati Suradimanggala hayasa sahega dadose mesjid punika kala Hijrat 1170 ".
Yang bisa diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia yaitu " Tanda peringatan ketika Kanjeng Tuan Nicoolass Hartingh,Gubernur serta Direktur tanah Jawa pada saat Kanjeng Kyai Adipati Suramenggala membangun hingga jadinya masjid ini pada tahun 1770 Hijriah ".

Tulisan Prasasti tersebut masih sangat jelas terbaca meskipun sudah usang dimakan usia,da hal ini sangat menarik untuk dikaji bahwasanya masjid ini merupakan masjid yang besar dan mempunyai pengaruh pada zamanya dan masjid ini banyak dikunjungi oleh umat Muslim dari berbagai daerah.
Suatu indikasi yang menunjukan bahwa memang sebenarnya Semarang adalah merupakan kota yang besar dan maju dengan pelabuhanya yang menjadi tempat persinggahan.

Sejarah mencatat bahwa masjid ini pernah terbakar pada hari jumat tanggal 11 April 1883 tepat pada pukul sembilan malam.
Pada kelanjutanya masjid ini dilakukan pembangunan kembali yang dilakukan pada tanggal 23 April 1889 atas bantuan dari GI Bhume seorang Asisten Residen Semarang dan Kanjeng Bupati Semarang Raden Tumenggung Cokrodipuro,mencapai penyelesaian pembangunan masjid ini pada tanggal 23 November 1890.Dan pada waktu itu yang dipercayai untuk melakukan renovasi tersebut adalah seorang arsitek berkebangsaan Belanda yang bernama GA Gambier.



Masjid Besar Kauman Semarang





Masjid Besar Kauman Semarang



AH Plas dalam tulisanya Van't Veerjongde Semarang En't Verjonde Semarang 1911 menjuluki Masjid Kauman sebagai de fraii misigit atau sebuah masjid yang indah.
Meskipun Semarang telah memiliki sebuah masjid yang besar,megah dan indah yaitu Masjid Agung Jawa Tengah namun keberadaan Masjid Kauman masih sangat dipertahankan.Terbukti sampai dengan sekarang Masjid Kauman tetap dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan dugderan,suatu perayaan awal ramadhan tiba yang merupakan sebuah tradisi yang sudah berjalan turun temurun sejak dahulu kala.
Dan untuk menuju lokasi Masjid Kauman ini tentulah sangat mudah bagi anda,hanya perlu untuk datang ke arah Pasar Johar Semarang yang terkenal itu,lebih tepatnya berada di jalan Alun Alun Utara yang menuju jalan Kauman.




Wisata reliji masjid tua dengan sejarahnya di Semarang :


Comments

Popular posts from this blog

Santapan Khas Kuliner Kudus,Jawa Tengah

Kudus sebagai salah satu kota di Jawa Tengah dengan cakupan daerahnya yang tidak terlalu luas,dan juga dengan kondisi kotanya yang tidak terlalu ramai hal ini membuat pengunjungnya menjadi merasa lebih betah.
Dunia mengenal kota ini sebagai penghasil kretek dan disamping itu tentunya banyak sekali destinasi destinasi wisata yang telah dikenal oleh wisatawan lokal maupun wisatawan internasional.
Dan pastinya anda sudah mengetahui beberapa wisata andalan yang layak untuk dikunjungi baik itu wisata alam,wisata sejarah dan lebih lebih wisata religinya.

Sudah pastilah dengan kondisi Kota Kudus sebagai kota wisata yang mendunia,pastinya ada sisi lain yang juga tak kalah menarik untuk dinikmati ketika mengunjungi Kota Kudus.
Dan kita mengenalnya sebagai sajaian khas santapan yang membuat penikmatnya merasa ketagian dengan kelezatan maupun kesedapanya.
Beberapa daftar kuliner yang pastinya sayang untuk anda lewatkan mencicipinya ketika mengunjungi Kudus,suatu sajian khas yang tentunya masih m…

Vanaprastha Gedong Songo Park,Wisata Relaksasi Semarang

Vanaprastha Gedong Songo Park,suatu kawasan wisata alam yang juga merupakan kawasan Candi Gedong Songo yang berada di lereng Gunung Ungaran Kabupaten Semarang.
Terletak pada ketinggian semacam itu membuat kawasan ini tersasa sejuk menyegarkan dengan suhu rata rata mencapai sekitar 17 sampai 19 derajad celcius dan pada suatu ketinggian 1.200 mdpl.
Terdapat sebuah bangunan rumah kayu jati di kawasan wisata ini yang pada awalnya merupakan guest house atau kantor resmi Kehutanan pada masa pemerintahan Kolonial Hindia Belanda.
Bisa disimpulkan bahwasanya bangunan ini telah berumur lebih dari satu abad.

Dalam kaitanya sebagai tempat wisata alam,pengunjung bisa merasakan sensasi kesegaran dan kesejukan kawasan sekitar dengan menghirup kesegaran udaranya.
Suatu cara yang mudah dan sederhana untuk memulihkan kesegaran jiwa dan perasaan,tentunya setelah menjalani semua aktifitas kerja sehari hari.
Disamping itu,ketika mengunjungi area wisata ini kita juga bisa memperoleh manfaat tentang penget…

Wisata Alam di Kudus Yang Layak Untuk Dikunjungi

Kudus sebuah kota kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Tengah,pastilah pembaca semua telah pernah mendengar nama kota ini,atau barangkali pernah sekedar singgah maupun mengunjunginya secara langsung.
Kudus,secara geografis merupakan suatu kota kabupaten di Jawa Tengah dengan luasnya yang paling kecil dan masuk pada kawasan jalur pantura sebagai penghubung Jakarta dan Surabaya.
Sebagai suatu kota yang termasuk dalam kategori dataran rendah,pda bagian wilayah utara terdapt pegunungan Muria dengan puncaknya Saptorenggo (1.602 mdpl ),Gunung Rahtawu (1.522 mdpl ) serta Gunung Argojembangan ( 1410 mdpl ).
Terdapat sebuah sungai yang mengalir disebelah barat yaitu Sungai Serang yang membatasi dengan Kabupaten Demak.

Ketika mendengar nama kota ini,hal yang pertama ada benak kita adalah bahwa Kudus ini adalah merupakan kota santri disamping juga merupakan kota Kretek ( Rokok ).
Mengingat pada jamanya dahulu merupakan daerah pusat perkembangan Agama Islam di tanah Jawa,dengan peninggalan pe…