Info tempat Wisata dan Kuliner

Tuesday, 21 August 2018

Santapan Khas Kuliner Kudus,Jawa Tengah

Kudus sebagai salah satu kota di Jawa Tengah dengan cakupan daerahnya yang tidak terlalu luas,dan juga dengan kondisi kotanya yang tidak terlalu ramai hal ini membuat pengunjungnya menjadi merasa lebih betah.
Dunia mengenal kota ini sebagai penghasil kretek dan disamping itu tentunya banyak sekali destinasi destinasi wisata yang telah dikenal oleh wisatawan lokal maupun wisatawan internasional.
Dan pastinya anda sudah mengetahui beberapa wisata andalan yang layak untuk dikunjungi baik itu wisata alam,wisata sejarah dan lebih lebih wisata religinya.

Sudah pastilah dengan kondisi Kota Kudus sebagai kota wisata yang mendunia,pastinya ada sisi lain yang juga tak kalah menarik untuk dinikmati ketika mengunjungi Kota Kudus.
Dan kita mengenalnya sebagai sajaian khas santapan yang membuat penikmatnya merasa ketagian dengan kelezatan maupun kesedapanya.
Beberapa daftar kuliner yang pastinya sayang untuk anda lewatkan mencicipinya ketika mengunjungi Kudus,suatu sajian khas yang tentunya masih mempertahankan kualitas rasa selera asal dari seluruh penjuru Kudus.

            Lentog Tanjung

Ketika anda berkunjung di Kudus ini,sudah pastilah kurang memuaskan jika tidak mencicipi menu khas Kudus ini.
Lentog adalah suatu sajian khas sarapan lontong yang mirip dengan opor,dengan sayur nangka muda tahu serta tempe yang diguyur santan agak kental dengan taburan bawang goreng.







Dengan penyajian yang khas pada piring yang beralaskan daun pisang sangat tepat menikmatinya dengan lauk tambahan sate telur puyuh semur,sate usus dan taburan krupuk.
Dan untuk menemukan sajian sarapan ini anda bisa menemukanya dengan mudah diwilayah Tanjung Karang Kecamatan Jati.

           Soto Kudus

Sudah pastilah anda pernah mendengar kuliner Kudus yang satu ini,dan pastinya akan sangat disayangkan ketika berada di Kudus anda tidak segera mencicipi kesegaranya.
Mungkin anda sebagai pecinta kuliner soto yang ada di Indonesia merasa agak beda ketika akan menikmatinya,dengan sajian khas membedakan dari soto yang lain yaitu dengan bentuk mangkuknya yang mungil.
Dengan taburan daging ayam didalamnya dan juga kecambah serta bawang gorengnya yang sudah akrab bagi penggemar kesegaran sajian yang satu ini.







Untuk anda ketahui pula bahwasanya dading ayam yang digunakanya adalah daging ayam kampung dengan kualitas cita rasanya yang gurih dan pastinya sedap untuk disantap.
Tak ketinggalan pula ketika sedang menikmatinya bisa ditambah dengan lauk yang biasa menyertainya seperti sate usus,perkedel dan juga sate telur burung puyuh yang telah tersedia di meja.
Dan untuk menambah kesegaran kenikmatanya jangan lupa menambahkan kecap serta irisan jeruk nipis.

          Soto Kerbau

Berawal dari suatu kebijakan pada waktu dulu,Sunan Kudus yang kala itu sedang menyebarkan ajaran Agama Islam di Kudus mensosialisasikan melarang masyarakat untuk mengkonsumsi daging sapi.
Hal ini dilakukan sebagai suatu bentuk penghormatan / toleransi kepada penduduk yang pada waktu itu menganut ajaran agama Hindu.
Sejak saat itulah segala sajian yang menggunakan daging sapi kemudian digantinya dengan menggunakan daging kerbau.







Secara fisik penampakan dari Soto Kerbau ini tidaklah berbeda dengan soto yang menggunakan daging sapi maupun yang menggunakan daging ayam.
Disajikan dengan tauge namun daging yang digunakan adalah daging kerbau dengan irisanya yang besar.
Dengan racikan bumbu khas yang menambah kelezatanya,kuah soto yang bening dengan bumbu dasar bawang merah serta bawang putih.
Serta adanya bumbu kemiri serta laos untuk menyedapkan kuah kaldu yang direbus dengan irisan daging kerbau.

            Lemen,Nasi Goreng dengan siraman bumbu ala Rendang







Sajian khas kuliner khas Kudus yang dimasak dengan menggunakan bumbu bawang putih,bawang merah serta tambahan garam yang akan menyedapkanya.
Namun ada suatu hal lain yang membuat anda merasa ketagihan ketika mencicipi santapan ini yaitu adanya bumbu dari daging kepiting sawah dengan aroma lezat dan cita rasa yang dihasilkanya mirip dengan rendang.
Dan kerupuk genda akan menambah kenikmatanya ketika menyantap sajian kuliner ini.

               Nasi Pindang Kerbau

Dengan cara penyajian yang khas nasi pada suatu piring yang beralaskan daun pisang,begitulah penampakanya ketika anda berhadapan dengan khas kuliner Kudus ini.
Nasi yang disiram dengan kuah yang berwarna kecoklatan dengan potongan daging kerbau yang berukuran besar.






Biasanya pada bagian atas sajian ini ditambah dengan daun melinjo dan juga taburan bawang merah goreng yang melimpah.
Paduan daun melinjo yang segar serta gurihnya bawang merah goreng menyertai kelezatan sajian ini yang bercita rasa manis.

            Opor Ayam Panggang

Merupakan salah satu menu sarapan yang tidak boleh dilewatkan ketika mengunjungi Kudus.
Dengan cara pengolahan daging ayamnya yang khas,tentunya akan menambah penilaian kelezatan anda terhadap menu yang satu ini.







Kekhasanya terdapat pada pengolahan daging ayam dengan cara memasukan bumbunya kedalam perut ayam setelah dibersihkan terlebih dahulu jeroan ayamnya.
Selanjutnya ayam dikukus hingga empuk,lalu bumbu yang dimasukan kedalam perut ayam tadi dikeluarkan untuk dicampurkan dengan santan menjadi kuah.

Adapun kemudian daging ayamnya tersebut dipanggang / dibakar hingga matang untuk kemudian diiris dan siap dihidangkan bersama dengan nasi putih yang hangat.
Dan sebagai tambahan disajikan dengan lauk sambel goreng tahu untuk kemudain disiram dengan kuah opor yang sudah mengental.
Sensasi yang tak terlupakan gurihnya kuah santan bercampur dengan manisnya ayam panggang yang berpadu dengan pedasnya sambel goreng tahu.

            Sego Jangkrik,Menu Favorit Sunan Kudus

Mungkin anda sedikit heran dengan nama menu yang satu ini,Sego Jangkrik.
Namun anda dapat memastikanya menu hidangan yang satu ini bukanlah suatu menu makanan dengan bahan jangkrik.







Sebuah menu hidangan nasi biasa dengan lauk daging kerbau atau daging kambing yang dibumbui.
Dengan rempah yang terdiri dari cabai merah,bawang putih,lengkuas dan juga santan yang penyajianya dibungkus dengan menggunakan daun jati.
Dan konon menu yang satu ini adalah menu kesukaan dari Sunan Kudus yang bisa anda nikmati disekitar jalan Sunan Kudus.
Ada satu kekhasan dari menu Sego Jangkrik ini bahwasanya pada setiap tanggal 10 Muharam makanan ini dibagi bagikan secara gratis.

             Sate Kerbau

Bagi anda saat berkunjung ke Kota Kudus untuk jangan lupa mencicipi satu kuliner khas asli kota ini.Untuk memudahkanya, untuk menikmati kuliner khas Sate Kerbau ini anda bisa mengunjungi Sate Kebo Pak Kusrin 57 yang terletak di Jalan H. Agus Salim yang letaknya di pusat kota tidak terlalu jauh dari alun alun Kota Kudus.
Dan untuk menikmatinya anda harus mengunjungi warung sate ini pada sore hari karena jam buka sekitar pukul 14.30.








Para pecinta kuliner sate menganggap bahwa sate kerbau ini mirip dengan sate lilit khas bali,hanya bedanya tidak ada campuran kelapa selain bumbu rempah dan daging kerbau khas dalam lilitan sate dengan rasa yang manis.
Pemilihan daging kerbau ini adalah sesuai dengan tradisi turun temurun masyarakat Kudus sejak jaman Sunan Kudus dahulu untuk tidak mengkonsumsi daging sapi.
Selain itu karena daging kerbau dinilai tidak memiliki lemak seperti halnya daging sapi.
Daging kerbau yang sudah dipisahkan dari otot,lemak serta gajih lalu dicincang sampai halus kemudian dicampur rempah rempah,dililit untuk kemudian dibakar sampai matang.

Untuk kemudian daging sate kerbau ini dihidangkan kepada penikmatnya pada sebuah piring yang beralaskan daun jati muda ataupun daun pohon pisang.
Penyajian sate ini bersamaan dengan kuah yang merupakan srundeng atau kelapa yang disangrai dan dibumbui rempah dan kecap khusus yang hanya terdapat di Kudus.

              Garang Asam

Bagi anda para penikmat kuliner dan kebetulan menghindari daging merah ada suatu menu yang patut anda cicipi ketika mengunjungi Kudus yaitu Garang Asam.
Garang Asam adalah suatu menu lauk teman makan nasi,dimana cara pemasakanya dengan dikukus ( digarang ) terlebih dahulu dibungkus menggunakan daun pisang.








Adapun biasanya Garang Asam ini dibuat dengan menggunakan daging ayam yang disuwir kecil kecil,ada juga yang dibuat dengan menggunakan jeroan ayam,ikan ataupun tahu.
Sajian kuliner khas Kudus ini memiliki cita rasa asam dan pedas karena pada proses pengkukusanya dicampuri dengan rempah yang cukup pedas,cabe,irisan tomat hijau dan juga blimbing wuluh.
Garang Asam khas Kudus ini dikenal memilkiki cita rasa yang paling pedas dibanding Garang Asam daerah lainya di Jawa Tengah.
Dan untuk daerah Kudus,penyedia Garang Asam yang paling terkenal adalah Rumah Makan Sari Asih.

Disamping jenis jenis menu makanan kuliner khas Kudus yang telah disebutkan,anda masih bisa juga berburu kuliner andalan khas Kudus lainya yang bernama Tahu Telor dan Tahu Gimbal.Anda bisa menemukan jenis kuliner ini dengan mudah di kawasan Taman Bojana Simpang Tujuh Kudus,sebagai menu makan malam ataupun tengah malam.
Dan jika masih memungkinkan andapun bisa mencoba satu jenis kuliner khas Kudus yaitu Jagung Bakar dengan lauk tambahan yang terlihat aneh,dimana jagung bakarnya terlebih dahulu diserut untuk kemudian ditambah lauk kerupuk,potongan bakwan jagung,sate usus yang diguyur saus lelehan mentega pedas.
Sebagai jajanan malam andalan Kudus ini anda bisa menemukanya dengan mudah pada warung warung yang bertebaran disebelah GOR Kudus.





1 comment:

  1. Waaah ... beragam menu enak-enak dari kotq Kudus nih.
    Paling menarik perhatianku, tampilan sate kerbau. Kok warnanya hitam pekat begitu ya, mas ?.
    Jujur aku belum pernah ngerasain masakan dari daging kerbau, mas.

    ReplyDelete