Keindahan Alam dan Budaya Goa Seplawan - Pesona Wisata Indonesia

Wisata , Kuliner dan Outdoor Shop

Thursday, 19 September 2019

Keindahan Alam dan Budaya Goa Seplawan

Bagi anda penggemar wisata alam goa,kiranya ketika hendak berwisata atau sedang berada di Kota Purworejo Jawa Tengah terdapat suatu wisata goa unggulan yang layak anda kunjungi untuk menikmati keindahan bentukan alam yang terjadi semenjak ratusan tahun yang lalu.
Adalah Goa Seplawan suatu lokasi wisata telusur goa yang terletak di gugusan perbukitan kapur Menoreh di wilayah perbatasan antara Kabupaten Purworejo Jawa Tengah dengan Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta.
Lokasi tepatnya Goa Seplawan adalah di Desa Donorejo Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo suatu lokasi yang kira kira berjarak sekitar 40 km dari pusat kota Purworejo.
Secara spesifik goa ini berada pada sebuah bukit dengan ketinggian mencapai sekitar 700 mdpl,hal inilah yang membuat kawasan wisata ini memiliki kesejukan udara yang menyegarkan pengunjungnya.
Sebuah area pada Goa Seplawan sepanjang kira kira 750 meter,yang diperuntukan untuk kalangan wisatawan.Kemudian terdapat suatu trek bagi kalangan wisatawan yang memiliki minat minat khusus seperti misalnya caving yaitu pada suatu cabang cabang goa sepanjang 150 - 300 meter dengan diameternya kurang lebih 15 meter.

                                                        Akses Lokasi Wisata

Bagi para wisatawan,untuk mengunjumgi lokasi wisata goa ini,bisa memilih jalur yang biasa dipakai.Jalur pertama,adalah dengan melewati Perbukitan Menoreh Kulon Progo.Yaitu dari Nanggulan melewati Goa Kiskendo untuk menuju Goa Seplawan.
Sedangkan jalur yang kedua dengan memutari Pegunungan Menoreh dengan melewati Kota Wates dan dilanjutkan dengan melewati jalur alternatif yang terdapat di jalan penghubung utama Purworejo- Wates.
Dan memang dengan menggunakan jalur yang pertama,perjalanan menuju lokasi goa akan menjadi lebih singkat,karena sebuah rute dengan membelah pegunungan.Namun dengan kondisi jalan yang membelah Perbukitan Menoreh tersebut dalam kondisi yang rusak parah dan hanya bisa dilalui dengan menggunakan kendaraan roda dua saja.
Sedangkan jika menggunakan jalur yang kedua perjalanan akan menjadi sedikit lebih lama,karena disebabkan rutenya mengelilingi Perbukitan Menoreh.
Sebuah perjalanan menuju lokasi wisata goa,yang pastinya tidak akan membosankan walaupun melalui suatu route yang berkelok naik turun perbukitan.Selama perjalanan tersebut pengunjung akan ditemani oleh pemandangan indahnya kawasan hutan pinus yang hijau dan rindang di wilayah Kaligesing.



Replika Patung Dewa Siwa dan Dewi Parwati Goa Seplawan Purworejo


Sebelum memasuki mulut goa yang terletak beberapa ratus meter dari area parkir,pengunjung akan berjalan menyusuri jalan setapak dengan dihiasi pemandangan taman dikiri dan kananya dengan kondisi yang indah serta terawat.
Kemudian pengunjung akan mendapati sebuah pemandangan patung yang terbuat dari emas,pada sebuah persimpangan jalan.
Patung tersebut adalah sebuah replika Dewa Siwa dan Dewi Parwati,dimana patung yang aslinya dahulu ditemukan pada kawasan dalam goa sebagai suatu peninggalan zaman Hindu Siwa.

                                            Pemandangan Dalam Goa Yang Mempesona


Pesona Goa Seplawan Purworejo


Pintu goa terdapat pada bagian bawah suatu tebing sehingga,pengunjung akan menuruni anak tangga yang terbuat dari besi.Memasuki ruangan pertama dari Goa Seplawan,dengan anak tangga yang telah terbuat dari bahan bangunan pasir dan semen.Dengan penerangan dari lampu kecil disekitar ruangan tersebut untuk membantu wisatawan menikmati keindahan alami yang eksotis pada dinding dinding goa,termasuk juga stalaktit dan stalakmitnya.
Sebuah keindahan yang luar biasa yang disajikan pada goa ini,dengan ornamen ornamenya yang terdapat dalam goa seperti misalnya stalakmit dan stalaktit,flow stone,helekit,soda straw,gower dam serta ornamen ornamen lukisan alam pada dinding dinding goa yang membentuk seperti kerangka ikan.Dan pihak Pemerrintah Purworejo,dalam hal ini adalah Dinas Pariwisata telah bertindak memberikan fasilitas wisata susur goa ini dengan memberinya topi pengaman untuk pengunjung.



Eksotisme Goa Seplawan Purworejo


Dan pastinya area ini telah dilengkapi pula dengan fasilitas lampu penerangan yang memang masih belum sempurna,dan tentunya pengelola juga telah menyiapkan guide bagi pengunjung yang menghendaki mengetahui lebih alam lagi tentang goa ini.
Pada dinding dinding stalakmit serta stalaktitnya yang berwarna kuning kecoklatan yang mengkilap karena sebagai akibat dari rembesan air permukaan.
Terdapat sebuah sungai bawah tanah pada tepi goa yang telah dibendung untuk mencegah air masuk ruangan ini.
Pada ruangan berikutnya,terdapat sebuah kolam dengan ketinggian air yang mencapai setinggi lutut orang dewasa dengan panjang kolam sekitar 15 meter serta luasnya mencapai sekitar 3 - 5 meter.
Kondisi rangan ini lembab serta dingin karena memang sudah tidak mendapatkan pancaran sinar matahari lagi.Namun lampu penerangan masih terpasang pada ruangan ini,sehingga membuat pengunjung masih terbantu ketika menelusuri ruanganya.
Dari kolam ini melalui sebuah celah yang sempit dengan membungkukan badan,pengunjung akan sampai pada suatu ruangan pada bagian dalam dengan kondisi yang lebih luas dan tinggi lagi.Sebuah ruangan yang telah berpenerangan meskipun sinar yang dihasilkanya belum mampu memberi suasana terang yang maksimal,hal ini mengakibatkan tetap diperlukan tambahan penerangan sebuah senter.
Pada sebuah belokan lorong Goa Seplawan terapat suatu area tempat ditemukanya arca emas dengan posisi lebih tinggi sedikit dari jalan dengan bagian atasnya terdapat celah sempit menuju permukaan.Suatu area yang cukup licin serta berlumpur sehingga dibutuhkan kehati hatian ketika melewatinya.Sebuah area dengan papan pengumuman yang menerangkan sebagai tempat ditemukanya arca emas Dewa dan Dewi tersebut.



Keindahan Bawah Tanah Goa Seplawan


Perjalanan selanjutnya akan mencapai pada suatu batas lorong Goa Seplawan yang diperbolehkan untuk ditelusuri oleh pengunjung.
Dengan kondisi ujung batas berupa tebing jurang yang cukup dalam dan berbahaya,dan hal ini tidak boleh ditelusur oleh wisatawan biasa.Dan misalnya masih berhasrat untuk menelusuri harus dengan seijin pihak pengelola dengan syrat untuk menelusurinya harus sudah berpengalaman serta dengan menggunakan peralatan yang lengkap.Pada area ini pengunjung akan ditemani dengan aroma kotoran kelelawar yang menyengat,karena memang pada bagian atas dindingnya bergelantungan kelelawar kelelawar.
Suatu pengalaman selusur goa yang menarik tentunya dengan pemandangan ornamen ornamenya yang indah pada suatu lokasi dengan rute yang cukup menantang.Dengan pemandangan air mengalir dalam goa sebagai sungai dalam goa dengan airnya yang jernih dan dingin lengkap dengan bebatuanya.

Pada awalnya adalah penemuan sebuah arca terbuat dari emas seberat 1.5 kg pada tanggal 28 Agustus 1979 di Goa Seplawan yang menjadikanya goa ini semakin populer.
Penemuan arca Dewa Siwa dan Dewi Parwati pada goa ini semakin menegaskan bahwa pada masanya goa ini adalah sebagai tempat pemujaan.
Dan kemudian temuan patung yang terbuat dari emas tersebut di bawa ke Jakarta untuk disimpan di Museum Nasional Jakarta,dan sebagai gantinya pemerintah membuatkan replika patung tersebut yang didirikan tepat didepan mulut goa.Tujuan dari pembuuatan replika patung tersebut tidak lain adalah untuk mengingatkan kepada para pengunjung,bahwa pada dasarnya tempat ini adalah tempat suci yang disakralkan oleh masyarakat pada zaman dahulu.
Beberapa bulan semenjak ditemukanya sepasang arca emas tersebut,diperoleh suatu hasil penelitian yan dilakukan oleh arkeolog.Adalah suatu penemuan tulisan dalam sebuah bahasa sansekerta pada dinding atas goa,yang setelah di eja bertuliskan Saplu Wan yang jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia berarti manusia suci.



Sisa sisa reruntuhan Candi Gondoarum dekat Goa Seplawan


Hal ini mengukuhkan bahwa sebenarnya Goa Seplawan ini merupakan suatu situs sejarah.Hal lain adalah dengan ditemukanya serpihan srpihan /puing puing bebatuan yang tidak berbentuk sisa sisa kejayaan Wangsa Syailendra di Kedu Selatan,yaitu dalam bentuk lingga dan yoni di situs Candi Gondoarum tidak jauh dari lokasi goa.Terdapat suatu kaitan yang erat antara Candi Gondoarum ini dengan penemuan arca emas Dewa dan Dewi dalam goa terkait dengan sejarah masa lalu daerah ini.
Dan sumber di lokasi menyatakan bahwasanya Candi Gondoarum ini diduga lebih tua usianya dibanding dengan Candi Borobudur.Diberi nama Candi Gondoarum karena sewaktu lingga yoninya diangkat mengeluarkan bau semerbak yang harum.
Goa Seplawan ini menjadi istimewa karena disebut sebut dalam Prasasti Kayu Arahiwang,yang menyebutkan bahwasanya goa ini adalah salah satu tempat yang harus dijaga kesucianya.

Sebagai destinasi wisata yang mengetengahkan pemandangan alam yang mempesona,serta kaitanya dengan nilai sejarah budaya daerah kawasan ini,tentunya pengelola obyek wisata telah menyediakan ataupun mendirikan fasilitas fasilitas wisata yang sekiranya diperlukan.
Fasilitas seperti villa ataupun penginapan bagi wisatawan yang hendak bermalam di kawasan ini pun telah tersedia dengan harga yang terjangkau.
Selain itu juga terdapat sebuah gardu pandang yang terletak pada sebuah bukit,dengan menyusurinya melalui jalan setapak.Dari gardu pandang ini,pengunjung akan bisa menikmati keindahan alam pemandangan alam gunung disebelah timur kawasan pada pagi hari.
Seperti Gunung Merapi dan Gunung Merbabu,tak kalah indahnya juga pemandangan perbukitan Menoreh,pemandangan lanskap pantai selatan Jawa,pemandangan Kota Kulonprogo dan juga pemandangan Waduk Sermo.
Dan untuk mengeksplor eksotisme keindahan alam Goa Seplawan pengunjung dibebani biaya tiket masuk lokasi kawasan wisata sebesar Rp 3.000 saja.




 








No comments:

Post a Comment