Skip to main content

Aneka Cita Rasa Kuliner Khas Banyumas

Salah satu kota di Propinsi Jawa Tengah yang terkenal dengan aksen ngapak penduduk aslinya,Banyumas memiliki beragam potensi asli daerah yang layak untuk dikembangkan.
Selain potensi wisata alamnya yang telah begitu populer dikalangan wisatawan,tidak ketinggalan pula potensi kuliner khas asli daerah tersebut yang telah memiliki nama dikalangan wisatawan baik lokal,nasional bahkan internasional.
Dengan cita rasa yang khas serta menggugah selera,memang sudah selayaknya menjadi bagian tersendiri yang diburu oleh wisatawan ketika mengunjungi Banyumas ini.

Bagi anda wisatawan yang sedang berlibur ataupun melintas daerah ini,tidaklah terlalu repot bagi
anda untuk menemukan kuliner khas daerah Banyumas dengan cita rasa kedaerahanya yang begitu kental,dan tentunya dengan cita rasa tersendiri kelezatan kenikmatanya ketika dinikmati.
Berikut ini beberapa kuliner khas daerah Banyumas yang memenag dengan cita rasa kehasan daerah tersebut sehingga mampu menempatkanya pada suatu ruang tersendiri ba…

Museum Tosan Aji Purworejo Dengan Ribuan Koleksi Pusaka

Selain memanjakan pengunjungnya dengan panorama alam yang indah serta eksotik,pada destinasi wisata alamnya.Hal lain yang tak kalah menariknya ketika bewisata di Kota Purworejo Jawa Tengah adalah berkunjung sambil belajar sejarah masa lampau warisan budaya nenek moyang pada suatu museum yang berada di kota ini.
Adalah Museum Tosan Aji,secara harafiah tosan aji memiliki arti sebagai senjata atau dalam bahasa Jawa gaman.Tentunya warisan nenek moyang ini sangatlah perlu untuk dijaga kelestarianya,sebuah peninggalan masa lampau yang memiliki nilai sejarah serta budaya yang begitu adiluhung.

                                                   Dimana Lokasi Museum?

Pada awalnya pendirian Museum Tosan Aji ini diprakarsai oleh menteri Dalam Negeri pada waktu itu adalah Soepardjo Rustam dan peresmianya dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah pada waktu itu Ismail pada tangggal 13 April 1987.
Pada awal berdirinya lokasi museum berada di Pendopo Kawedanan Kutoarjo,namun seiring dengan berjalanya waktu setelah selama 14 tahun berjalanya museum ini tepatnya tanggal 10  juni 2001 dengan tujuan untuk memadukan suatu lokasi terpadu dengan beberapa bangunan bersejarah yang berada di Kota Purworejo seperti Masjid Agung Darul Muttaqien dengan Bedug Pendowo nya yang terbesar,keberadaan lokasi museum ini pun dipindah.
Menempati suatu lokasi yang baru tepatnya di Jalan Mayjend Sutoyo No 10 Purworejo,pada sebuah bangunan bekas Pengadilan Negeri jaman Belanda di sebelah selatan Alun Alun Purworejo.

                                                          Koleksi Museum



Koleksi Museum Tosan Aji Purworejo


Pada museum ini pengunjung akan dapat mempelajari warisan sejarah nenek moyang,berupa keris keris,pedang,tombak dan lainya jenis senjata / gaman yang populer di masa lalu.
Dan memang sesuai dengan nama museum ini,Tosan Aji.Memang mengkhususkan pada museum yang mengkoleksi senjata atau gaman gaman dari jaman Majapahit dan Pajajaran yang ditemukan di Purworejo.
Dan Tosan Aji itu sendiri adalah merupakan salah satu hasil budaya bangsa sebagai hasil warisan nenek moyang yang menunjukan salah satu identitas budaya bangsa.Sebagai sesuatu yang mendapat tempat terhormat di mata masyarakat utamanya di masa lampau dan dianggap sebagai sesuatu yang memiliki kekuatan ghaib atau kesaktian.
Bangunan museum didesain sedemikian rupa,sehingga dalam menikmatinya pengunjung merasa nyaman.Disamping itu juga agar dalam menikmati sajian museum pengunjung merasa benar benar menikmati alam bersejarah.
Alat,bahan dan keris yang sudah ada disajikan tepat diruang paling depan bagian museum dengan tujuan agar pertama kali masuk pengunjung dapat menikmati dan mengetahui proses pembuatan keris sebagai budaya dengan nilai yang tinggi.



Koleksi Museum Tosan Aji Purworejo



Seiring dengan perjalanya Museum Tosan Aji tidak hanya memamerkan benda benda pusaka / tosan aji yang ditemukan di Purworejo yang jumlahnya ribuan.Namun juga kini memamerkan benda benda sebagai koleksi cagar budaya yang ditemukan di Purworejo baik yang berasal dari zaman prasejarah maupun yang berasal dari zaman klasik.
Benda benda cagar budaya tersebut turut serta menghiasi seisi ruangan yang pasti memikat daya tarik pengunjung,dari hal tersebut pengunjung akan dapat memperoleh tambahan wawasan /pengetahuan sejarah budaya masa lampau.Dan tentunya pengunjung akan mendapatkan rasa takjub kekaguman terhadap benda benda cagar budaya sebagai sebuah hasil peradaban manusia dari zaman ratusan ribu tahun yang lalu.
Benda benda cagar budaya koleksi museum ini yang dapat diniknmati pengunjung diantaranya gamelan kuno Kyai Cokronegoro yang merupakan sebagai hadiah dari Sri Susuhan Paku Buwono IV kepada Bupati I Purworejo yaitu Cokronegoro.
Kemudian pengunjung akan dapat pula menjumpai koleksi yang berbentuk arca arca,prasasti,yoni,lumpang,beliung,batu gong,gerabah,menhir serta fosil purbakala.

      Kunjungi juga :

                                                            Jamasan Pusaka



Jamasan Pusaka Koleksi Museum Tosan Aji Purworejo


Sebagai bukti terhadap upaya menjaga kelestarian sejarah maupun budaya,ada perlakuan khusus terhadap benda benda pusaka / tosan aji yang dimikiki museum.
Dan apabila waktu kunjung anda bertepatan dengan acara ini,adalah kesempatan langka yang bisa anda saksikan.Sebuah ritual acara taunan jamasan pusaka,serta jamasan pusaka koleksi museum.
Sebanyak 1.138 pusaka koleksi Museum Tosan Aji yang terdiri dari jenis jenis pusaka seperti keris,tombak,pedang,kujang hingga seperangkat gamelan Kyai Cokronrgoro dijamas atau disucikan dengan tujuan agar keberadaan benda benda pusaka tersebut awet dan terjga tidak cepat rusak.
Lebih dari tujuan dilakukan jamasan pusaka tersebut adalah sebagi suatu simbol upaya melestarikan budaya Jawa.Dan untuk diketahui bahwa sebagian besar pusaka merupakan sumbangan dari masyarakat yang dititipkan museum sejak bertahun tahun yang lalu.
Jamasan benda pusaka tersebut dilakukan setiap satu tahun sekali,tepatnya pada bulan Suro bertempat di Jalan Dr.Setiabudi depan pendopo bupati.
Sebelum tiba pada pelaksanaan jamasan pusaka,terlebih dahulu pusaka pusaka tersebut diarak dari museum menuju tempat yang telah ditentukan untuk jamasan.
Dengan diiringi oleh para pengawal dengan berpakaian ala prajurit keraton serta tarian Cin Po Ling,pusaka pusaka tersebut dibawa dengan menggunakan nampan bertabur bubnga.
Adapun yang membawa nampan nampannya tersebut adalah punggawa dengan dipayungi pusaka Payung Tombak Cacing Kanil untuk kemudian dijamas oleh petugas museum.
Adapaun dalam prosesi jamas pusaka tersebut,dilakukan dengan menggunakan berbagai macam uba rampe atau bahan yang memang harus digunakan untuk membersihkannya.Bahan bahan tersebut sudah diramu khusus menjadi resep kombinasi jamasan yang diambil dari berbagai unsur.Misalnya warangan,jeruk nipis,bunga bunga dan lainya dan setelah jamasan tersebut dilakukan pamor dari pusaka akan kelihatan jelas serta bersih.
Pertama kali penjamasan dilakukan terhadap pusaka milik kabupaten yang dikenal dengan nama Keris Carubuk buatan Empu Paneti pada abad ke - 14.
Setelah jamasan pusaka milik kabupaten ini selesai,barulah dilakukan jamasan terhadap pusaka lain yang merupakan koleksi Museum Tosan Aji.Dan karena banyaknya koleksi pusaka pada museum ini,jamasan tidak bisa diselesaikan dalam satu hari.
Jamasan akan dilanjutkan pada esok harinya,dan masih bisa dilakukan dengan syarat masih di Bulan Suro.

Bagaimana,tentunya sebuah destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.Sebuah wisata edukasi tentang sejarah peradaban manusia dari jaman yang lampau yang meninggalkan warisan benda benda dengan nilai budaya khas Jawa yang tinggi.
Dengan lokasinya yang berada di pusat kota,dengan mudah pengunjung mencapainya.Adapun waktu kunjung Museum Tosan Aji Purworejo adalah pada:

  -Senin - Kamis : 07.00 - 14.00 WIB
  -Jumat              :  07.00 - 11.00 WIB
  -Sabtu               :  07.00 - 13.00 WIB

Dengan biaya tiket masuk museum sebesar Rp 1000,pengunjung bisa sepuasnya berada di museum ini untuk belajar ataupun menikmati bukti peradaban manusia dari jaman lampau.




Comments

Popular posts from this blog

Vanaprastha Gedong Songo Park,Wisata Relaksasi Semarang

Vanaprastha Gedong Songo Park,suatu kawasan wisata alam yang juga merupakan kawasan Candi Gedong Songo yang berada di lereng Gunung Ungaran Kabupaten Semarang.
Terletak pada ketinggian semacam itu membuat kawasan ini tersasa sejuk menyegarkan dengan suhu rata rata mencapai sekitar 17 sampai 19 derajad celcius dan pada suatu ketinggian 1.200 mdpl.
Terdapat sebuah bangunan rumah kayu jati di kawasan wisata ini yang pada awalnya merupakan guest house atau kantor resmi Kehutanan pada masa pemerintahan Kolonial Hindia Belanda.
Bisa disimpulkan bahwasanya bangunan ini telah berumur lebih dari satu abad.

Dalam kaitanya sebagai tempat wisata alam,pengunjung bisa merasakan sensasi kesegaran dan kesejukan kawasan sekitar dengan menghirup kesegaran udaranya.
Suatu cara yang mudah dan sederhana untuk memulihkan kesegaran jiwa dan perasaan,tentunya setelah menjalani semua aktifitas kerja sehari hari.
Disamping itu,ketika mengunjungi area wisata ini kita juga bisa memperoleh manfaat tentang penget…

Wisata Alam Watu Gunung,Semarang

Obyek Wisata Watu Gunung merupakan suatu tempat wisata alam yang menawarkan kesejukan danau  buatan dengan gaya gaya arsitektur dengan nilai artistik yang tinggi.
Bagi warga Semarang sendiri,tempat ini sudah sangat di kenal secara luas,namun bagi anda yang berasal dari luar kota Semarang mungkin bertanya tanya,sebenarnya apa sih Watu Gunung itu?
Untuk mencapai lokasi wisata ini,pengunjung hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 45 menit dengn jarak sekitar 30 km dari pusat kota Semarang.Suatu lokasi yang berdekatan dengan gunung Ungaran,sehingga pada saat mengunjungi obyek wisata ini pengunjung pun dapat menyaksikan keindahan serta keanggunan gunung tersebut.Tepatnya pada satu wilayah dengan nama Kampung Lerep Ungaran,Semarang Jawa Tengah.

Suatu tempat yang sungguh menarik dan indah yang sering pula dimanfaatkan untuk acara pemotretan baik itu pemotretan komersial ataupun pemotretan pre wedding.
Dan tentu saja seperti dijelaskan sebelumnya,suatu lokasi wisata yang memiliki gaya dan ni…

Santapan Khas Kuliner Kudus,Jawa Tengah

Kudus sebagai salah satu kota di Jawa Tengah dengan cakupan daerahnya yang tidak terlalu luas,dan juga dengan kondisi kotanya yang tidak terlalu ramai hal ini membuat pengunjungnya menjadi merasa lebih betah.
Dunia mengenal kota ini sebagai penghasil kretek dan disamping itu tentunya banyak sekali destinasi destinasi wisata yang telah dikenal oleh wisatawan lokal maupun wisatawan internasional.
Dan pastinya anda sudah mengetahui beberapa wisata andalan yang layak untuk dikunjungi baik itu wisata alam,wisata sejarah dan lebih lebih wisata religinya.

Sudah pastilah dengan kondisi Kota Kudus sebagai kota wisata yang mendunia,pastinya ada sisi lain yang juga tak kalah menarik untuk dinikmati ketika mengunjungi Kota Kudus.
Dan kita mengenalnya sebagai sajaian khas santapan yang membuat penikmatnya merasa ketagian dengan kelezatan maupun kesedapanya.
Beberapa daftar kuliner yang pastinya sayang untuk anda lewatkan mencicipinya ketika mengunjungi Kudus,suatu sajian khas yang tentunya masih m…