Skip to main content

Aneka Cita Rasa Kuliner Khas Banyumas

Salah satu kota di Propinsi Jawa Tengah yang terkenal dengan aksen ngapak penduduk aslinya,Banyumas memiliki beragam potensi asli daerah yang layak untuk dikembangkan.
Selain potensi wisata alamnya yang telah begitu populer dikalangan wisatawan,tidak ketinggalan pula potensi kuliner khas asli daerah tersebut yang telah memiliki nama dikalangan wisatawan baik lokal,nasional bahkan internasional.
Dengan cita rasa yang khas serta menggugah selera,memang sudah selayaknya menjadi bagian tersendiri yang diburu oleh wisatawan ketika mengunjungi Banyumas ini.

Bagi anda wisatawan yang sedang berlibur ataupun melintas daerah ini,tidaklah terlalu repot bagi
anda untuk menemukan kuliner khas daerah Banyumas dengan cita rasa kedaerahanya yang begitu kental,dan tentunya dengan cita rasa tersendiri kelezatan kenikmatanya ketika dinikmati.
Berikut ini beberapa kuliner khas daerah Banyumas yang memenag dengan cita rasa kehasan daerah tersebut sehingga mampu menempatkanya pada suatu ruang tersendiri ba…

Monumen Panglima Besar Jendral Soedirman,Banyumas

Selain menikmati kecantikan alam yang tersaji diseputaran Kabupaten Banyumas Jawa Tengah ini,wisatawan pun bisa berwisata sambil belajar ataupun mengenang sosok Pahlawan Nasional yang berjasa besar dalam perjuangan Bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaanya dari penjajahan Belanda.
Beliau adalah Panlima Besar Jendral Soedirman,tentu kita sudah mengenal baik kebesaran namanya dalam pelajaran sejarah di sekolah.
Monumen sekaligus museum Panglima Besar Jendral Soedirman merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang bisa dikunjungi di kota ini.



Monumen Panglima Besar Jendral Soedirman Banyumas


Monumen dengan nilai sejarah yang tinggi ini terletak di Jalan Pattimura Karanglewas Lor,Purwokerto Barat Banyumas yang merupakan pintu masuk Kota Purwokerto dari arah barat tepatnya sebelah timur Sungai Logawa.
Bangunan monumen ini terdiri dari dua lantai,pada lantai bawah berisi foto foto perjuangan Panglima Besar Jendral Soedirman dalam merebut kembali Kota Yogyakarta saat itu untuk menjadi Ibukota Republik Indonesia dsri penjajahan Belanda.
Sedang pada lantai duanya berisi relief sejarah Bangsa Indonesia dalam perang kemerdekaan tahun 1945,serta juga terdapat Patung Jendral Soedirman dalam posisi duduk diatas punggung kuda yang terbuat dari bahan perunggu.Berat total patung tersebut sekitar 5,5 ton dengan ketinggian mencapai 4,5 meter.



Museum Panglima Besar Jendral Soedirman Banyumas


Sedikit mengenal sosok salah satu Pahlawan Nasional Indonesia ini,beliau terlahir dengan nama Soedirman pada Hari Senin Pon pada tanggal 24 Januari 1916 yang dalam hitungan Jawa bertepatan dengan tanggal 18 Maulud 1846 wuku Galungan.
Pendidikan dimulai dari HISdan dilanjutkan di MULO Wiworotomo Cilacap,pada masanya itu aktif dalam Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) serta Hizbul Wathon (HW).
Pada saat menempuh pendidikan di HIK Surakarta ayahnya meninggal sehingga tidak melanjutkan pendidikanya tersebut dan kembali ke Cilacap.
Perjalanan hidupnya berlanjut dengan menjadi guru di HIS Muhammadiyah Cilacap sebelum bergabung menjadi tentara.
Pada masa penjajahan Jepang,beliau ini terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Banyumas mewakili Cilacap.
Berlanjut dengan memasuki pendidikan PETA ( Pembela Tanah Air ) di Bogor dan kemudian menjadi Daidanco di Kroya.

Memasuki Masa Perang Kemerdekaan beliau diangkat menjadi Komandan Resimen I Divisi V dengan pangkat Letnan Kolonel dan sebagai penghargaan atas prestasunya yang gemilang kenudian diangkat menjadi Panglima Divisi V Banyumas dengan pangkat Kolonel.
Dalam Konferensi Tentara Keamanan Rakyat yang pertama pada tanggal 12 november 1945 dipilih sebagai Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat.
Kemudian pada tanggal 18 november 1945 dilantik oleh Presiden Republik Indinesia menjadi Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat dengan pangkat Letnan Jendral dan kemudian menjadi Panglima Besar Angkatan Perang Republik Indonesia dengan pangkatnya Jendral.

Pada hari Senin Pon tanggal 29 Januari 1950 beliau wafat dalam usianya 34 tahun dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki Yogyakarta pada tangal 30 Januari 1950 dalam suatu upacara militer yang dipimpin oleh Letkol Soeharto.

              Kunjungi juga : Baturaden sebagai primadona destinasi wisata Banyumas


Museum Panglima Besar Jendral Soedirman Banyumas


Sekilas tentang perjalanan beliau Panglima Besar Jendral Soedirman yang sangat besar jasanya dalam perang kemerdekaan Indonesia yang diabadikan dalam suatu monumen bersejarah di Kota Purwokerto.
Suatu bangunan pengingat bagi kita sebagai generasi penerusnya tentang arti sebuah perjuangan,bagi kita untuk meneladani semangat dan cita citanya.
Sejarah Indonesia mengenal jasa terbesarnya yang terkenal dalam perjuanganya selama merebut serta mempertahankanya kemerdekaan dari kolonial Belanda.
Misalnya ketika berhasil melucuti senjata tentara Jepang dalam jumlah yang besar tanpa pertumpahan darah di wilayah Banyumas,juga berhasil mengkordinir penyerangan terhadap Sekutu sehingga mampu membuatnya keluar meninggalkan Ambarawa.Serta tentunya bagaimana besar serta berat perjuanganan beliau dalam memimpin perang gerilya dalam kondisi sakit dengan satu paru paru diatas tandu sampai selesainya Perang Kemerdekaan

Atas jasa jasanya tersebut dalam perjuangan dan pengorbananya untuk bangsa serta Negara Indonesia,Pemerintah Republik Indonesia menganugerahkan tanda jasa / kehormatan meliputi:

     - Bintang Republik Indonesia Adipura
     - Bintang Republik Indonesia Adiprana
     - Bintang Mahaputra Adipurna
     - Bintang Sakti
     - Bintang Gerilya
     - Bintang Yudha Dharma Utama
     - Bintang Kartika Eka Paksi Utama
     - Satyalancana Perang Kemerdekaan I
     - Satyalancana Perang Kemerdekaan II

    

  


Comments

Popular posts from this blog

Vanaprastha Gedong Songo Park,Wisata Relaksasi Semarang

Vanaprastha Gedong Songo Park,suatu kawasan wisata alam yang juga merupakan kawasan Candi Gedong Songo yang berada di lereng Gunung Ungaran Kabupaten Semarang.
Terletak pada ketinggian semacam itu membuat kawasan ini tersasa sejuk menyegarkan dengan suhu rata rata mencapai sekitar 17 sampai 19 derajad celcius dan pada suatu ketinggian 1.200 mdpl.
Terdapat sebuah bangunan rumah kayu jati di kawasan wisata ini yang pada awalnya merupakan guest house atau kantor resmi Kehutanan pada masa pemerintahan Kolonial Hindia Belanda.
Bisa disimpulkan bahwasanya bangunan ini telah berumur lebih dari satu abad.

Dalam kaitanya sebagai tempat wisata alam,pengunjung bisa merasakan sensasi kesegaran dan kesejukan kawasan sekitar dengan menghirup kesegaran udaranya.
Suatu cara yang mudah dan sederhana untuk memulihkan kesegaran jiwa dan perasaan,tentunya setelah menjalani semua aktifitas kerja sehari hari.
Disamping itu,ketika mengunjungi area wisata ini kita juga bisa memperoleh manfaat tentang penget…

Santapan Khas Kuliner Kudus,Jawa Tengah

Kudus sebagai salah satu kota di Jawa Tengah dengan cakupan daerahnya yang tidak terlalu luas,dan juga dengan kondisi kotanya yang tidak terlalu ramai hal ini membuat pengunjungnya menjadi merasa lebih betah.
Dunia mengenal kota ini sebagai penghasil kretek dan disamping itu tentunya banyak sekali destinasi destinasi wisata yang telah dikenal oleh wisatawan lokal maupun wisatawan internasional.
Dan pastinya anda sudah mengetahui beberapa wisata andalan yang layak untuk dikunjungi baik itu wisata alam,wisata sejarah dan lebih lebih wisata religinya.

Sudah pastilah dengan kondisi Kota Kudus sebagai kota wisata yang mendunia,pastinya ada sisi lain yang juga tak kalah menarik untuk dinikmati ketika mengunjungi Kota Kudus.
Dan kita mengenalnya sebagai sajaian khas santapan yang membuat penikmatnya merasa ketagian dengan kelezatan maupun kesedapanya.
Beberapa daftar kuliner yang pastinya sayang untuk anda lewatkan mencicipinya ketika mengunjungi Kudus,suatu sajian khas yang tentunya masih m…

Wisata Alam Watu Gunung,Semarang

Obyek Wisata Watu Gunung merupakan suatu tempat wisata alam yang menawarkan kesejukan danau  buatan dengan gaya gaya arsitektur dengan nilai artistik yang tinggi.
Bagi warga Semarang sendiri,tempat ini sudah sangat di kenal secara luas,namun bagi anda yang berasal dari luar kota Semarang mungkin bertanya tanya,sebenarnya apa sih Watu Gunung itu?
Untuk mencapai lokasi wisata ini,pengunjung hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 45 menit dengn jarak sekitar 30 km dari pusat kota Semarang.Suatu lokasi yang berdekatan dengan gunung Ungaran,sehingga pada saat mengunjungi obyek wisata ini pengunjung pun dapat menyaksikan keindahan serta keanggunan gunung tersebut.Tepatnya pada satu wilayah dengan nama Kampung Lerep Ungaran,Semarang Jawa Tengah.

Suatu tempat yang sungguh menarik dan indah yang sering pula dimanfaatkan untuk acara pemotretan baik itu pemotretan komersial ataupun pemotretan pre wedding.
Dan tentu saja seperti dijelaskan sebelumnya,suatu lokasi wisata yang memiliki gaya dan ni…